img_title
Foto : Intipseleb

IntipSeleb – Younha kembali meramaikan belantika musik. Tepat pada Senin, 6 Januari 2020, solois asal Korea Selatan ini merilis mini album kelimanya bertajuk Unstable Mindset dengan total lima lagu di dalamnya. Comeback-nya menjadi lebih spesial lantaran lagu andalannya berjudul Winter Flower merupakan hasil kolaborasi dengan salah satu member BTS, RM.

Berkesempatan menyumbang lirik rap dalam lagu Winter Flower, RM diketahui merupakan penggemar berat dari Younha. Leader BTS itu bahkan menyebut sang solois sebagai penyanyi yang ingin ia ajak berkolaborasi. Dia juga secara konsisten merekomendasikan lagu-lagu milik Younha kepada ARMY, sebutan nama penggemar untuk BTS, di media sosial. 

Lagu Winter Flower milik Younha ternyata disambut positif oleh publik. Belum sehari dirilis, wanita berusia 31 tahun tersebut sudah mencetak rekor hingga mampu mengalahkan penyanyi tersohor Justin Bieber di tangga lagu internasional.

Lagu Winter Flower Puncaki Tangga Lagu iTunes

Younha dan RM BTSSumber Foto: @younha_holic/Instagram & Soompi

Dilansir dari Soompi, lagu Winter Flower dengan cepat melesat di tangga lagu iTunes seluruh dunia. Berdasarkan pantauan pada Selasa, 7 Januari 2020, kini lagu tersebut telah menduduki posisi No.1 di chart Top Songs iTunes Amerika Serikat. Saking populernya, Winter Flower berhasil menggeser posisi lagu Yummy milik Justin Bieber. Daebak!

Younha Pecahkan Rekor Sebagai Solois Wanita asal Korea Selatan Pertama

YounhaSumber Foto: @younha_holic/Instagram

Atas pencapaiannya itu, kini Younha menjadi solois wanita Korea pertama yang mengukuhkan peringkat pertama di tangga lagu iTunes Amerika Serikat. Sebelumnya, solois wanita Korea lainnya yang pernah mencapai Top 10 di chart Top Songs iTunes adalah lagu hasil kolaborasi Lee Sora dengan Suga BTS berjudul Song Request serta single SOLO milik Jennie Blackpink.

Butuh Waktu Bertahun-tahun untuk Wujudkan Kolaborasi Younha dan RM BTS

YounhaSumber Foto: @younha_holic/Instagram

Mengingat BTS memiliki jadwal yang sangat padat, nyatanya mempengaruhi intensitas diskusi antara Younha dan RM. Maka dari itu, keduanya tidak pernah tatap muka untuk membahas kolaborasi ini dan berakhir tukar pikiran hanya melalui telepon.

“Tidak mudah untuk mengkoordinasikan penetapan waktunya sehingga kami mengerjakannya melalui telepon, dan kami berkomunikasi tentang liriknya dengan menukar begitu banyak email dengan prosa. Kami saling memuji dengan mengatakan kami telah bekerja dengan baik,” kata Younha, seperti dikutip dari Soompi.

Kolaborasi ini sebenarnya telah direncanakan dari beberapa tahun silam. Namun baru bisa diwujudkan sekarang, “RM dan aku sudah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa akan menyenangkan kalau kita bisa berkolaborasi,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, “Tidak ada musik yang memiliki topik atau sinergi yang pas, jadi aku tidak menyarankan apa pun, tetapi kemudian (musisi) Edenary membuat gambaran, dan aku akhirnya mengirim saran itu ke RM,” begitu pernyataan Younha.

Sementara itu, Younha sendiri pertama kali melakukan debutnya di Jepang pada tahun 2004. Kemudian akhirnya debut di Korea tahun 2007. Dia telah merilis sejumlah lagu populer dan seringkali mengisi soundtrack K-Drama. Kini, album terbaru Younha bertajuk Unstable Mindset telah tersedia di seluruh platform musik digital serta YouTube.

Topik Terkait