img_title
Foto : Berbagai Sumber

IntipSeleb Korea – Baru-baru ini, Kim Sae Ron menghadiri persidangan pertama. Usai sidang, Kim Sae Ron mengaku kini bekerja sebagai paruh waktu dan miskin. Dia bahkan minta dikasihani oleh publik melalui media yang hadir dalam persidangannya.

Namun, banyak netizen geram dengan pengakuan Kim Sae Ron. Mereka tak percaya bahwa Kim Sae Ron miskin dan menjadi pencari nafkah utama dalam keluarganya. Terbaru, netizen salah fokus ke pengacara yang disewa Kim Sae Ron. Begini selengkapnya!

Pengakuan Kim Sae Ron yang dianggap konyol oleh netizen Korea

tvN
Foto : tvN

Pada tanggal 8 Maret, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menggelar persidangan pertama Kim Sae Ron, yang didakwa atas tuduhan melanggar Undang-Undang Lalu Lintas Jalan (mengemudi dalam keadaan mabuk). Pengacara Kim Sae Ron mengatakan, "Terdakwa saat ini menghidupi keluarganya sebagai putri tertua, dan keluarganya juga berjuang dengan kesulitan keuangan setelah membayar sejumlah besar kompensasi atas kerusakan."

Penuntut menuntut denda 20 juta won dari Kim Sae Ron, mengatakan, "Kadar alkohol dalam darah Kim Sae Ron lebih dari 0,2% dan dia mencoba melarikan diri tanpa mengambil tindakan apa pun setelah mengemudi di bawah pengaruh alkohol."

Kim Sae Ron membuat argumen penutup, “Ini tidak akan pernah terjadi lagi. Saya benar-benar minta maaf dan saya akan merenungkan diri saya sendiri.”

Pengacara Kim Sae Ron menarik perhatian publik

Naver
Foto : Naver

Setelah persidangan, ketika ditanya tentang statusnya baru-baru ini, Kim Sae Ron menjawab, “Saya bekerja paruh waktu.” Meskipun Kim Sae Ron menyebutkan kesulitan keuangannya pada persidangan pertama, banyak orang tak percaya. Selama persidangan, di belakangnya ada sederet pengacara perwakilan dari salah satu dari 10 firma hukum teratas di Korea.

Menurut New Daily pada 9 Maret, Kim Sae Ron menyewa 2 firma hukum sebagai pengacaranya, salah satunya adalah firma hukum besar yang termasuk dalam 10 firma hukum teratas di Korea.

Latar belakang pengacaranya juga terbilang berkelas. Pengacara A adalah seorang mantan jaksa penuntut, lalu pengacara pendahulu B adalah seorang polisi tinggi di kejaksaan atau pengadilan. Bayaran kedua pengacara itu disebut jauh lebih tinggi dari pengacara biasa di Korea.

Pengakuan Kim Sae Ron soal miskin, menjadi pencari nafkah utama dalam keluarga, dan pekerja paruh waktu semakin membuat publik muak usai latar belakang pengacaranya terkuak. Kini, opini publik mengarah kepada Kim Sae Ron yang ingin mendapatkan keringanan dalam tindakannya. (jra)

Topik Terkait