img_title
Foto : SM TOWN

IntipSeleb Korea – Perkara antara EXO CBX yakni Chen, Baekhyun dan Xiumin dengan SM Entertainment membuat publik heboh. Akibat pendapatan tak transparansi, EXO CBX memutuskan kontrak dengan SM Entertainment.

Di sisi lain, penggemar pun bertanya-tanya soal nasib comeback EXO full member yang akan datang. Sempat muncul kabar bahwa proses syuting dibatalkan akibat perkara ini. Lantas benarkah demikian? Berikut informasi lengkapnya.

Chen, Baekhyun, Xiumin Tetap Ikut Syuting MV Comeback

Twitter/xunhuas
Foto : Twitter/xunhuas

Sebelumnya, media Sports Seoul mengabarkan bahwa syuting MV comeback EXO terpaksa dibatalkan alias ditunda. EXO dijadwalkan untuk syuting video musik untuk lagu baru pada tanggal 2 kecuali Kai, yang baru-baru ini mendaftar wamil.

tetapi penundaan ini imbas dari Baekhyun, Chen, dan Xiumin yang meutuskan kontrak dengan SM Entertainment. Namun, SM Entertainment segera membantah hal tersebut.

Di sisi lain, SM Entertainment telah dihubungi oleh media Xports News. Agensi tersebut kemudian memberi pernyataan bahwa Chen, Baekhyun dan Xiumin tetap ikut syuting MV sesuai jadwal.

“Syuting MV EXO dengan 7 member tetap berjalan sesuai jadwal,” kata SM Entertainment, Kamis, 1 Juni 2023.

7 member yang dimaksud adalah Xiumin, Suho, Baekhyun, Chen, Chanyeol, D.O, dan Sehun. Sementara Kai yang sedang wamil sejak 11 Mei lalu.

Konflik Antara Chen, Baekhyun dan Xiumin dengan SM Entertainment

Instagram
Foto : Instagram

Sebelumnya, tiga member EXO yakni Baekhyun, Xiumin dan Chen tengah memperdebatkan ketidakadilan yang ada dalam kontrak eksklusif dengan SM Entertainment.

Pada 1 Juni, Pengacara Lee Jae Hak dari Firman Hukum Lin yang menjadi perwakilan tiga member EXO, memberikan pernyataan mengejutkan.

EXO CBX dilaporkan telah meminta transparansi pendapatan sebanyak 7 kali, namun tak kunjung dapat penjelasan. Hal itu yang kemudian dinyatakan bahwa kontrak eksklusif antara Chen, Baekhyun dan Xiumin diputus mulai dari 1 Juni.

"Para artis sebelumnya mengirimkan sertifikasi konten ke SM sebanyak tujuh kali melalui perwakilan hukum mereka dari tanggal 21 Maret hingga saat ini, dan melalui ini, data penyelesaian yang transparan dan salinan dasar pelunasan,” katanya.

“Meskipun para seniman dengan sungguh-sungguh meminta agar salinan data penyelesaian diberikan paling lambat 31 Mei melalui bukti isi dalam beberapa kesempatan, karena dasar penyelesaian tidak diberikan, kontrak eksklusif yang ada mau tidak mau diakhiri per 1 Juni,” tandasnya.

Topik Terkait