img_title
Foto : Bighit

Menurut laporan yang diterbitkan bersama oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata serta Institut Kebudayaan dan Pariwisata Korea, pencapaian tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan 1,23 triliun won atau setara dengan Rp15,3 triliun yang diciptakan di sektor produksi dan nilai tambah 480 miliar won (sekitar Rp5,9 triliun). 

Dengan demikian, dampak ekonomi senilai 1,7 triliun won (sekitar Rp21 triliun) akan tercipta dari penaklukan BTS dalam chart Billboard Hot 100 yang fenomenal. Melansir DongA, nilai tersebut diukur dengan pendapatan gabungan dari agensi Bighit Entertainment, bea cukai, dan statistik bank sentral, serta data Google Trends. 

“Kami menganalisis pendapatan perusahaan manajemen BTS, Bighit Entertainment, tabel input-output Bank of Korea, statistik perdagangan Korea Customs Service, dan jumlah pencarian yang relevan menurut Google Trends,” kata salah satu anggota Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata.

Lebih kerennya lagi, lagu Dynamite diperkirakan menciptakan 7.928 lapangan pekerjaan di bidang kosmetik, produk makanan, dan fashion.

“Dampak ekonomi seperti itu adalah hasil dari kinerja BTS yang terakumulasi, daripada posisi No. 1 single baru di Billboard,” tambah seorang anggota kementerian.

Ekspor barang konsumsi yang berasal dari debut Dynamite diperkirakan meningkat 371,7 miliar won (sekitar Rp4,6 triliun), termasuk 276,3 miliar won (sekitar Rp3,4 triliun) dari penjualan kosmetik di luar negeri dan 74,1 miliar won (sekitar Rp920 miliar) dari makanan. 

Pencapaian BTS Selain dari Lagu Dynamite

Topik Terkait