img_title
Foto : VIU

Selanjutnya di Branding in Seongsu episode 19 mengungkap kisah yang berawal lima tahun yang lalu. Saat itu, Eun Ho datang ke kantor Grup Segye dengan maksud mengajukan proposal kolaborasi atas merek lilin yang dibuat oleh kekasihnya, Da Eun. Namun, kejadian tak terduga terjadi ketika Eun Ho tanpa sengaja berpapasan dengan Na Eon, yang membuat materi presentasi keduanya tertukar.

Keterbatasan waktu membuat Na Eon terpaksa menjelaskan materi presentasi tentang rebranding lilin yang sebenarnya bukan miliknya. Sementara itu, Eun Ho, setelah menyadari bahwa materi presentasinya telah tertukar, bergegas kembali ke kantor untuk mengambilnya. Namun, meskipun dia melihat Na Eon di sana, dia tidak mampu menjangkaunya.

Ketika merek Lilin Charmant akhirnya diakuisisi oleh Grup Segye dan sukses memasuki pasar global, Da Eun, yang mengetahui bahwa mereknya telah dicuri, merasa frustrasi. Eun Ho mencoba melakukan aksi demonstrasi di kantor Segye sebagai bentuk protes, tetapi upayanya tidak membuahkan hasil.

Eun Ho bahkan menghubungi Na Eon karena telah mencuri idenya, tetapi Na Eon justru meminta bukti jika dirinya memang mencuri ide itu dari EUn Ho. Eun Ho kemudian kembali ke rumah. Tetapi dia dikejutkan oleh peristiwa rumah Da Eun telah terbakar dan Da Eun telah meninggal dunia.

Terguncang oleh kesedihan karena kehilangan orang yang dicintainya, Eun Ho bersumpah untuk membalaskan dendamnya kepada Na Eon. Pada masa kini, Na Eon, dalam mengingat kembali kejadian lima tahun lalu, akhirnya menyadari bahwa Eun Ho hanya ingin membalas dendam padanya sejak awal.

Topik Terkait