img_title
Foto : CoreComm

Produser Im-a-gin-e, Chetan Samtani, menegaskan bahwa Balas Budi membawa nilai yang relevan bagi perempuan Indonesia.

"Film ini sebenarnya punya nilai kuat untuk perempuan di Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa saat perempuan bersatu, tidak ada yang tidak mungkin bahkan menangkap penipu ulung sekalipun. 'Balas Budi' bukan tentang kesedihan, tapi tentang bagaimana kita menertawakan masa lalu atau kebodohan yang pernah kita lakukan dan bangkit dengan cara yang seru. Premis film ini tentu memberikan sesuatu yang fresh di bulan Februari ini” ujar Chetan Samtani.

Film ini juga menyoroti maraknya penipuan berbasis relasi emosional tanpa menggurui atau menghakimi korban. Sebaliknya, Balas Budi menempatkan para perempuan sebagai sosok cerdas yang mampu belajar dari pengalaman dan bangkit dengan cara mereka sendiri.

Sutradara Reka Wijaya menyebut Balas Budi sebagai tontonan yang ingin meninggalkan perasaan hangat bagi penontonnya.

"Kami ingin menghadirkan tontonan yang menjadi 'feel good movie' bagi penonton. Isu penipuan memang menyebalkan, tapi lewat pendekatan komedi dan fokus pada persahabatan perempuan, kami ingin memberikan energi positif. Ini adalah film tentang perempuan yang dibalut dengan kumpulan tawa yang bikin penonton games, baper, bahkan sampai misuh-misuh." jelas Reka Wijaya.

Pendekatan visual yang penuh warna memperkuat nuansa cerita, sejalan dengan karakter para tokohnya yang beragam dan penuh dinamika.

Kekuatan lain dari Balas Budi terletak pada chemistry antarpemain yang terasa natural. Interaksi mereka berhasil menangkap keintiman persahabatan perempuan, dari momen bercanda hingga keberanian untuk menertawakan keputusan bodoh dalam hidup.

Topik Terkait