“Adik aku katakanlah suami yang gagal, tapi dia nggak pernah gagal untuk anak. Dia ayah yang baik, ayah yang bertanggung jawab dan memprioritaskan anak utama,” ungkap Febby.
Jika perselisihan hak asuh ini berlanjut ke jalur hukum, Febby menyebut Virgoun tidak memiliki niat untuk memaksakan kehendak kepada anak-anaknya.
“Kalaupun nanti terjadi perebutan hak asuh anak, Virgoun tidak pernah memaksa,” katanya.
Ia menambahkan bahwa penilaian mengenai hak asuh sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang.
“Komnas Perlindungan Anak di persidangan mereka kan bisa melihat dan menilai kelayakan-kelayakan sejauh mana adik aku layak untuk hak asuh anak,” imbuhnya.
Menutup pernyataannya, Febby berharap konflik antara Virgoun dan Inara Rusli dapat diselesaikan dengan komunikasi yang lebih baik demi kepentingan dan masa depan anak-anak mereka.