“Khairul Umam xxxxxxx. 2 alamat ini ya bang. Jangan lupa pake helemnya biar tetap selalu melindungi kepala lu. Sekalian minta doa dan restu ma (nama umi) dan (nama abi) biar lu selamat,” demikian bunyi pesan tersebut.
Peneror bahkan menyiratkan ancaman agar Umam berhati-hati menjelang Lebaran.
Meski begitu, Khairul Umam memilih merespons dengan santai. Ia membalas pesan tersebut dengan ucapan doa.
“Terima kasih doanya semoga juga sehat-sehat sekeluarga ya,” tulisnya.
Namun, balasan dari peneror kembali bernada ancaman. Umam kemudian mengunggah percakapan tersebut sebagai bentuk dokumentasi publik.
“Sengaja gua post begini. Seenggaknya kalian tau kalo gua kenapa-kenapa,” tulisnya dalam keterangan unggahan.
Tak berhenti pada dirinya dan keluarga, teror juga disebut merambah ke orang terdekat Khairul Umam. Dalam unggahan lanjutan, ia memperlihatkan pesan yang dikirimkan ke nomor WhatsApp rekan terdekatnya, berisi video sentilannya serta tudingan bahwa ia mencari sensasi.