IntipSeleb – Aktor senior Clift Sangra membagikan kisah menarik di balik keterlibatannya dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Ia mengaku awalnya dipanggil ke Jakarta tanpa mengetahui tujuan sebenarnya, hingga akhirnya menjalani proses casting untuk memerankan karakter Bisman.
Clift mengatakan dirinya hanya diminta datang ke kantor Soraya Intercine Films tanpa penjelasan detail. Sesampainya di sana, ia justru langsung diberikan skrip dan diminta bertemu produser Sunil Soraya untuk mengikuti casting.
“Awalnya saya itu dipanggil ke Jakarta, tapi tidak dikasih tahu untuk apa. Pokoknya disuruh datang ke kantor Soraya Film. Sampai di sana saya diserahkan skrip dan diminta naik ke lantai tiga untuk casting,” ujar Clift.
Ia pun sempat terkejut karena harus mengikuti proses casting meski sudah berpengalaman bermain di puluhan film.
Clift mengaku cukup kaget saat mengetahui karakter yang akan ia perankan adalah Bisman, sosok antagonis yang sudah menjadi ikon dalam kisah film Suzzanna sebelumnya.
Menurutnya, karakter tersebut memiliki ekspektasi besar dari penonton sehingga membuatnya sempat meragukan kemampuan dirinya.
“Sempat kaget juga, Bisman? Emang bisa saya? Karena Bisman itu sudah jadi ikon di film Santet sebelumnya. Saya sempat mikir, bisa nggak ya saya menghidupkan karakter itu,” katanya.
Meski demikian, ia akhirnya menerima tantangan tersebut dan menjalani proses pendalaman karakter yang cukup panjang.
Proses reading untuk film ini ternyata jauh lebih panjang dibandingkan film lain yang pernah ia bintangi. Jika biasanya reading hanya berlangsung beberapa hari, untuk film ini ia harus menjalani latihan hingga satu bulan.
Clift menyebut produser Sunil Soraya dikenal sangat perfeksionis dalam membangun karakter setiap tokoh di filmnya.
“Biasanya reading cuma tiga sampai lima hari. Ini sampai satu bulan. Pak Sunil perfeksionis banget. Kalau lagi reading terus beliau datang, saya langsung keder. Karena langsung diarahkan bagaimana karakter Bisman harus dimainkan,” ungkapnya.
Ia bahkan mengaku sempat merasa tertekan karena harus terus berlatih setiap hari demi membangun karakter tersebut.
Hal menarik lainnya, Clift mengungkap bahwa dirinya bahkan belum menandatangani kontrak saat menjalani reading selama beberapa minggu.
Ia baru resmi dikontrak setelah memasuki minggu ketiga proses latihan tersebut.
“Percaya nggak? Waktu saya reading itu saya belum dikontrak. Jadi saya sempat mikir, ngapain reading dua minggu kalau belum ada kepastian. Baru masuk minggu ketiga saya dikontrak,” kata Clift sambil tertawa.
Meski sempat merasa ragu, ia akhirnya bersyukur bisa menjadi bagian dari film tersebut.
Setelah melihat hasil akhir filmnya, Clift mengaku terkesan dengan skala produksi yang menurutnya sangat besar untuk sebuah film horor Indonesia.
Ia bahkan menyebut film ini sebagai horor dengan konsep “grande” yang terasa megah.
“Begitu lihat hasilnya, wah luar biasa. Ini film horor yang megah, benar-benar grande,” ujarnya.
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa sendiri disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan dibintangi sejumlah aktor papan atas seperti Luna Maya serta Reza Rahadian.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026.