img_title
Foto : Instagram/ @Boby_Tince

IntipSeleb – Komedian sekaligus aktor Boby Tince membagikan kisah pahit di balik kegagalan bisnis travel umrah yang pernah dirintisnya. Harapan untuk memiliki sumber penghasilan di luar dunia hiburan justru berubah menjadi mimpi buruk setelah bisnis tersebut mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Dalam tayangan YouTube FYP, Boby yang memiliki nama asli Boby Rachman mengaku harus menjual seluruh aset berharganya demi menyelesaikan tanggung jawab kepada para jamaah dan melunasi utang perusahaan.

Menurut Boby, bisnis travel umrah yang dibangunnya sejak awal memang menghadapi banyak tantangan. Persaingan ketat di industri perjalanan ibadah membuat usaha yang baru dirintis itu kesulitan berkembang dan mendapatkan kepercayaan publik.

Selain itu, biaya operasional kantor yang terus berjalan setiap bulan membuat kondisi keuangan perusahaan semakin berat. Pendapatan yang diterima disebut tidak mampu menutupi kebutuhan operasional sehingga dirinya harus menggunakan dana pribadi untuk mempertahankan bisnis tersebut.

"Branding, pembiayaan operasional kantor, tidak mencukupi dengan income yang didapat dari hasil travel. Apalagi travel baru kan gitu. Jadi kita nombokin terus nih tiap bulan, sampai akhirnya dua tahun berjalan sudah benar-benar gak bisa lagi bergerak," cerita Boby Tince dikutip dari YouTube, Senin 18 Mei 2026.

Tak hanya menghadapi masalah operasional, Boby juga mengaku menjadi korban penipuan dari sejumlah pihak yang bekerja sama dengan bisnisnya. Mulai dari vendor, agen perjalanan, hingga jamaah yang disebut belum menyelesaikan pembayaran.

Kondisi itu membuat kerugian bisnis travel miliknya semakin membengkak hingga mencapai lebih dari Rp2 miliar.

"Sempat ditipu juga sama vendor, dibawa kabur sama agen, dibawa kabur jamaah gak bayar, pokoknya totalnya Rp2 miliar lebih," tuturnya.

Di tengah kondisi yang semakin sulit, Boby memilih mengambil langkah besar demi mempertanggungjawabkan bisnis yang pernah ia jalankan. Ia rela menjual dua rumah di Jakarta dan dua unit mobil untuk menutup kewajiban kepada jamaah.

Meski begitu, Boby mengaku masih memiliki sisa kewajiban yang harus diselesaikan.

"Mobil dua, rumah dua. Sudah. Ini mungkin juga kalau misalnya ada yang beli, karena saya masih ada sisa yang harus diselesaikan, Rp700 juta," ujarnya.

Kini kehidupan Boby berubah drastis. Jika sebelumnya tinggal di Jakarta dengan kehidupan yang mapan, ia kini memilih tinggal di kawasan pedesaan di Bogor bersama ibunda dan kedua anaknya.

Meski hidup lebih sederhana, Boby mengaku tetap bersyukur karena masih memiliki tempat tinggal dan bisa menjalani hidup dengan lebih tenang.

"Alhamdulillah masih ada tanah di kampung sebelah. Lebih jauh lagi dari sini, cuma luasnya lebih kecil," tandasnya.

Topik Terkait