Produk tersebut kemudian menjadi perhatian aparat penegak hukum setelah muncul dugaan adanya penyalahgunaan gas N2O di kalangan pengguna media sosial dan influencer.
Tak hanya menelusuri jalur distribusi, penyidik kini juga mendalami pihak-pihak yang diduga membeli maupun menggunakan produk tersebut. Nama sejumlah influencer muncul usai dilakukan analisis dokumen penjualan dan pemeriksaan digital forensik dari perangkat elektronik milik tenaga penjual perusahaan terkait.
Selain ZNM dan RV, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah figur lain yang berstatus saksi. Salah satunya adalah YouTuber berinisial AM yang disebut telah menyatakan kesediaannya untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.
“Sementara itu, saksi APG (selebgram) konfirmasi habis lebaran, akan hadir setelah lebaran,” katanya.
Polisi Dalami Data Penjualan dan Digital Forensik
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan sejumlah nama konsumen dari hasil pendalaman dokumen penjualan dan pemeriksaan perangkat elektronik yang berkaitan dengan distribusi Whip Pink.
“Analisa dokumen penjualan, pemeriksaan digital forensik handphone para pekerja salesman, Subdit 3 akan melakukan pemanggilan beberapa konsumen yang melakukan pembelian tabung Whip Pink,” tuturnya.