img_title
Foto : Instagram/@jerompret

IntipSelebJerome Kurnia tak hanya kembali sebagai Romo Thomas dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Aktor tersebut kini mencoba pengalaman baru dengan mengambil peran sebagai eksekutif produser dalam film horor religi yang merupakan sekuel dari Kuasa Gelap (2024).

Keputusan Jerome untuk terlibat lebih jauh di balik layar bukan tanpa alasan. Ia mengaku tertarik dengan peran yang kerap dijalani aktor-aktor luar negeri, yakni tidak hanya berakting, tetapi juga ikut terlibat dalam proses produksi sebuah film.

Hal tersebut disampaikan Jerome dalam konferensi pers Kuasa Gelap: Perjanjian Darah di Agora Mall, Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

“Aku ngeliat dari aktor-aktor di luar negeri sering jadi EP. Akhirnya setelah ngobrol bisa, kenapa mau? Kalau cinta dengan sesuatu mau memberikan lebih,” ujar Jerome Kurnia.

Bagi Jerome, keterlibatannya sebagai eksekutif produser menjadi kesempatan untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap film yang juga dibintanginya tersebut. Ia pun tidak menjalankan peran tersebut sendirian karena banyak belajar dari orang-orang yang lebih berpengalaman di industri perfilman.

Jerome Kurnia Banyak Belajar dari Robert Ronny dan Andi Boediman

Menjadi eksekutif produser tentu memberikan pengalaman berbeda bagi Jerome Kurnia. Jika sebelumnya ia lebih banyak berada di depan kamera sebagai aktor, kali ini ia ikut memahami proses yang terjadi di balik layar.

Jerome mengaku banyak mendapatkan pembelajaran dari produser sekaligus penulis film, Robert Ronny, serta produser eksekutif Andi Boediman.

“Aku banyak belajar pak Robert dan Andi bagaimana peran EP,” tambah Jerome.

Peran tersebut membuat Jerome dapat melihat proses produksi film dari perspektif yang berbeda. Ia tidak hanya memikirkan karakter Romo Thomas yang diperankannya, tetapi juga memahami bagaimana sebuah film dikembangkan dan diproduksi hingga siap dinikmati penonton.

Keterlibatan Jerome sebagai eksekutif produser juga menjadi langkah menarik dalam perkembangan kariernya. Pengalaman sebagai aktor membuatnya memiliki sudut pandang mengenai kebutuhan pemain, sementara posisi di balik layar memberikan kesempatan untuk memahami proses produksi secara lebih luas.

Tetap Berperan sebagai Romo Thomas

Di tengah kesibukannya sebagai eksekutif produser, Jerome Kurnia tetap kembali memerankan Romo Thomas dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.

Romo Thomas menjadi salah satu karakter penting dalam kisah sekuel ini. Jika pada cerita terbaru Romo Rendra mulai mengalami kegoyahan, Romo Thomas justru berada dalam posisi yang harus tetap teguh dengan keyakinannya.

Namun, karakter tersebut juga tidak lepas dari persoalan. Jerome melihat keyakinan yang terlalu besar terhadap diri sendiri justru dapat menjadi kelemahan bagi Romo Thomas.

“Ketika Romo Rendra mulai goyah, Romo Thomas justru harus berdiri paling teguh. Tapi keyakinan yang terlalu besar pada diri sendiri bisa menjadi batu sandungannya,” tambah Jerome Kurnia.

Dinamika antara Romo Rendra dan Romo Thomas menjadi salah satu bagian yang membuat perjalanan keduanya semakin menarik. Hubungan kedua karakter tersebut kembali menghadapi ujian ketika mereka berhadapan dengan ancaman yang jauh lebih besar.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Punya Skala Lebih Besar

Selain menghadirkan perkembangan karakter, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga membawa skala cerita yang lebih besar dibanding film pertamanya.

Produser eksekutif Andi Boediman mengungkapkan bahwa cerita kedua sebenarnya sudah dipersiapkan sejak awal. Namun, tim produksi kemudian memutuskan mengembangkan film dengan cakupan yang lebih luas.

“Ketika membuat cerita kedua sebenarnya sudah ada. Kita sebelumnya membuat cerita yang skalanya lebih kecil. Sekarang kita buat dengan skala yang lebih besar,” ujar Andi.

Skala tersebut turut terlihat dari pemilihan lokasi, dunia cerita, hingga ancaman yang dihadapi para karakter.

Robert Ronny menjelaskan bahwa ide awal film sebenarnya mengambil latar di sebuah pabrik gula di Jawa Tengah. Namun, setelah proses pengembangan cerita, tim memilih lokasi yang berbeda.

“Cerita aslinya di pabrik gula Jawa Tengah. Saya mikir-mikir suka sesuatu yang berbeda. Saya kepikiran daerah pesisir penjual ikan gitu. Akhirnya cari-cari lokasi ketemulah di dalam film,” ujar Robert Ronny.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali menghadirkan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra dan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas.

Film ini turut dibintangi Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.

Disutradarai Rizal Mantovani dengan sinematografi Yadi Sugandi, film ini ditulis oleh Robert Ronny dan Andri Cahyadi. Robert Ronny dan Prima Taufik bertindak sebagai produser, dengan Andi Boediman dan Jerome Kurnia terlibat sebagai eksekutif produser.

Menariknya, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah akan menjadi pengalaman baru bagi Jerome Kurnia, bukan hanya sebagai aktor, tetapi juga sebagai bagian dari tim yang bekerja di balik layar.

Film horor religi tersebut dijadwalkan tayang mulai 8 Oktober 2026 di seluruh bioskop Indonesia, termasuk dalam format IMAX.

Topik Terkait