img_title
Foto : Trinity Optima Production

Di balik kisah perpisahannya, lagu ini juga menggambarkan rasa sakit dari sebuah cinta yang harus berhadapan dengan berbagai tekanan dari luar, termasuk tidak adanya restu untuk melanjutkan hubungan tersebut.

Meski perasaan di antara keduanya tetap tulus, jurang perbedaan yang semakin lebar membuat mereka menyadari bahwa cinta saja tidak selalu cukup untuk mempertahankan kebersamaan.

Pasha, vokalis Ungu, mengungkapkan bahwa aransemen lagu ini akan membawa pendengar bernostalgia.

"Lewat Utara - Selatan, kami seperti kembali ke warna musik UNGU yang sudah sangat akrab bagi para pendengar sejak dulu. Dari aransemennya, ada nuansa yang mungkin akan mengingatkan mereka pada lagu-lagu UNGU di era awal,” ungkap Pasha.

“Kami berharap lagu ini bukan hanya menjadi obat rindu, tetapi juga bisa menemani siapa pun yang sedang menjalani cerita yang sama," terangnya.

Topik Terkait