img_title
Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

IntipSeleb – WeTV kembali menghadirkan serial original terbaru bertajuk Tante Sonya. Dibintangi Raihaanun dan Maxime Bouttier, serial ini mengangkat kisah cinta beda usia yang dibalut dengan konflik keluarga dan pilihan hidup.

Tante Sonya merupakan serial drama Indonesia produksi Rapi Films yang menjadi adaptasi modern dari film Catatan Harian Tante Sonya yang dirilis pada 1994.

Serial ini dijadwalkan tayang perdana pada 4 September 2026 di WeTV.

Selain Raihaanun dan Maxime Bouttier, sejumlah nama turut meramaikan serial tersebut. Di antaranya Hamish Daud, Dinda Kirana, Mike Ethan, Adinda Cresheilla, Rezca Syam, Sarah Felicia, dan Baby Kristami.

Sinopsis Tante Sonya

Tante Sonya mengikuti kehidupan Sonya, perempuan karier berusia 42 tahun yang dikenal sukses dan mandiri.

Meski kehidupannya terlihat sempurna, Sonya ternyata masih dihadapkan dengan persoalan percintaan. Ia harus memilih di antara dua sosok pria yang sama-sama memiliki tempat dalam hidupnya.

Di satu sisi, ada cinta lama yang pernah membuat Sonya terluka. Namun, hubungan tersebut justru mendapatkan restu dari keluarganya.

Di tengah situasi tersebut, Ben hadir sebagai sosok baru dalam kehidupan Sonya. Ben merupakan pria yang usianya 14 tahun lebih muda darinya.

Kehadiran Ben membawa harapan dan kebahagiaan baru bagi Sonya. Namun, hubungan keduanya tidak semudah yang dibayangkan.

Perbedaan usia dan persoalan keluarga membuat hubungan Sonya dan Ben harus menghadapi berbagai tantangan.

Sonya pun berada di persimpangan. Ia harus menentukan apakah akan kembali kepada cinta lama yang telah mendapat restu keluarga atau memilih cinta baru bersama Ben yang memberikan kebahagiaan meski penuh risiko.

Soroti Hak Perempuan untuk Memilih Kebahagiaan

IntipSeleb/Wahyu Firmansyah
Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

Country Head WeTV Indonesia sekaligus Executive Producer, Febriamy Hutapea, mengatakan Tante Sonya tidak hanya ingin berbicara mengenai hubungan dengan perbedaan usia.

Menurutnya, persoalan age gap menjadi bagian dari cerita yang lebih besar, yakni keberanian seorang perempuan untuk menentukan kebahagiaannya sendiri.

"Bahwa saat cinta itu datang, cinta nggak pernah nanya berapa nomor atau usia di KTP Anda," ujar Febriamy Hutapea di CGV GI, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026.

Ia juga menyinggung stigma yang selama ini masih melekat pada perempuan, terutama mengenai batas usia dalam urusan percintaan.

"Dan mungkin sudah saatnya juga kita berhenti percaya pada stigma yang mengatakan bahwa ada batasan usia bagi perempuan," lanjutnya.

Febriamy menegaskan setiap perempuan memiliki hak untuk mencintai dan dicintai, termasuk ketika ingin memulai kembali kehidupannya.

"Karena setiap perempuan berhak untuk dicintai, mencintai, dan bahkan bisa memulai hidup yang baru lagi di usia berapapun," tuturnya.

Menurutnya, kisah cinta Sonya dan Ben sebenarnya hanya menjadi pintu masuk untuk menyampaikan pesan yang lebih luas.

"Dan dalam WeTV Original 'Tante Sonya' ini, cerita tentang cinta beda usia ya, tentang age gap ini hanya pintu masuknya," kata Febriamy.

"Cerita sesungguhnya adalah keberanian seorang perempuan untuk menemukan kembali atau memutuskan kembali kebahagiaan bagi dirinya sendiri," sambungnya.

Febriamy juga menyampaikan apresiasinya kepada Rapi Films, sutradara, para pemain, serta seluruh kru yang terlibat dalam produksi serial tersebut.

Ia berharap Tante Sonya dapat diterima oleh penonton Indonesia hingga pasar global.

"Dari kami tentu berharap series ini bisa diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Indonesia dan bisa hits ya, tidak hanya di Indonesia tapi secara global karena WeTV tayang di seluruh dunia," ungkapnya.

Maxime Bouttier Ungkap Chemistry dengan Raihaanun

Sementara itu, Maxime Bouttier turut membagikan pengalamannya ketika membangun chemistry dengan para pemain Tante Sonya.

Menurut Maxime, dirinya sudah cukup mengenal beberapa orang yang terlibat dalam proyek tersebut sehingga proses membangun kedekatan terasa lebih mudah.

"Ya, mungkin kita juga kenal di luar dunia maya mungkin ya. Karena kita kenal... so we know each other," ujar Maxime.

Ia mengatakan proses tersebut juga diisi dengan obrolan mengenai berbagai hal sebelum akhirnya mereka terlibat dalam proyek yang sama.

"Jadi lebih ke... terus sebenarnya lebih ke kayak ketemu ngobrol, ngobrol soal next stuff," lanjutnya.

Maxime kemudian menegaskan bahwa kedekatan tersebut turut membantu dirinya dalam membangun chemistry dengan lawan main.

"Ya jadi intinya kita memang sudah saling kenal makanya chemistrynya dapat," tutur Maxime Bouttier.

Raihaanun Sebut Syuting Tante Sonya Berjalan Santai

Raihaanun yang berperan sebagai Sonya juga merasakan hal serupa. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan berarti ketika membangun chemistry dengan Maxime Bouttier maupun Hamish Daud.

Menurut Raihaanun, adegan-adegan yang melibatkan hubungan antar karakter justru terasa mengalir selama proses syuting.

"Enggak sih ya gitu. Mungkin hanya... enggak ada kesulitan juga sih gitu untuk... untuk membuat momen itu," kata Raihaanun.

Ia menyebut arahan sutradara turut membuat proses kolaborasi para pemain berjalan dengan nyaman.

"Jadi sehingga semuanya terasa mudah gitu. Begitupun dengan Hamish juga seperti itu," lanjutnya.

Raihaanun juga merasa seluruh pemain bisa menjalani proses syuting tanpa tekanan meski cerita yang diangkat cukup sensitif, terutama mengenai hubungan beda usia.

"Jadi kita sebagai pemeran-pemeran yang ada di dalam series Sonya ini juga jadinya ya menjalaninya secara ringan dan mudah dan enggak ada tekanan atau pressure apa pun," ungkap Raihaanun.

Serial ini dijadwalkan tayang perdana pada 4 September 2026 hanya di WeTV.

Topik Terkait