img_title
Foto : Instagram/ @vilmei

IntipSeleb – Kasus hilangnya uang Rp1,2 miliar milik content creator Vilmei memasuki babak baru. Setelah sebelumnya Vilmei mengungkap dugaan uang hasil konten TikTok miliknya diambil oleh salah satu karyawan, kini muncul pengakuan dari karyawan yang diduga terlibat.

Pengakuan tersebut dibagikan Vilmei melalui postingan di feed Instagram. Dalam unggahannya, sang karyawan mengaku mengambil uang tersebut karena mendapat tekanan dan ancaman dari kekasihnya.

Menurut pengakuan yang dituliskan dalam unggahan tersebut, sang karyawan mengaku dipaksa memberikan uang oleh pacarnya. Ia juga menyebut adanya ancaman penyebaran video pribadi apabila permintaan uang tidak dipenuhi.

"aku dipaksa cowo aku ci.. dia ancem aku, minta uang terus kalau aku gak kasih video +++ kita mau disebarin," tulisnya.

Uang Disebut Habis untuk Judi Online dan Mabuk

Dalam pengakuannya, karyawan tersebut juga menyebut uang yang diberikan kepada kekasihnya telah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk judi online dan minuman keras.

"uangnya HABIS dipake judol dan mabok," tulisnya.

Pengakuan tersebut menjadi salah satu informasi terbaru yang muncul setelah Vilmei sebelumnya dibuat panik lantaran uang yang tersimpan di akun TikTok miliknya tiba-tiba berkurang drastis.

Vilmei sebelumnya mengungkap bahwa uang tersebut merupakan pendapatan dari akun TikTok yang selama bertahun-tahun tidak pernah ia gunakan.

Karyawan Mengaku Pernah Dipukuli

Tak hanya mengaku mendapat ancaman, karyawan Vilmei tersebut juga menuturkan bahwa dirinya pernah mengalami kekerasan dari sang kekasih ketika meminta uang.

"aku pernah dipukulin juga sama dia karena minta uang," tulisnya.

Dalam unggahan yang sama, ia juga mengungkapkan bahwa selama ini dirinya tinggal bersama kekasihnya.

"aku tinggal disini sama cowok aku," tulisnya.

Pengakuan tersebut memberikan sudut pandang baru mengenai kasus uang Rp1,2 miliar yang sebelumnya membuat Vilmei dan keluarganya emosi.

Dalam postingan yang dibagikan Vilmei, terlihat dirinya bersama karyawan tersebut telah berada di Polres Metro Bekasi Kota.

Kehadiran mereka di kantor kepolisian menunjukkan bahwa persoalan tersebut telah dibawa ke ranah hukum. Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam unggahan Vilmei, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai proses laporan maupun status hukum pihak yang disebut dalam pengakuan tersebut.

Sebelumnya, Vilmei sempat mengungkap sejumlah orang yang pernah memiliki akses atau menyentuh perangkat yang terhubung dengan akun TikTok miliknya. Ia kemudian berusaha mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya uang tersebut.

Topik Terkait