“Ketika Romo Rendra mulai goyah, Romo Thomas justru harus berdiri paling teguh. Tapi keyakinan yang terlalu besar pada diri sendiri bisa menjadi batu sandungannya,” ujar Jerome Kurnia.
Dari sisi produksi, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah digarap oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment. Film ini disutradarai Rizal Mantovani dengan sinematografi Yadi Sugandi.
Naskah film ditulis Robert Ronny dan Andri Cahyadi. Robert Ronny dan Prima Taufik bertindak sebagai produser, sedangkan Andi Boediman menjadi produser eksekutif.
Film ini juga menjadi film Indonesia kelima yang mendapatkan kesempatan tayang dalam format IMAX. Kehadiran format tersebut diharapkan memberikan pengalaman visual dan audio yang lebih imersif untuk adegan-adegan eksorsisme serta teror Rephaim.
Selain IMAX, film ini juga akan hadir di Magnify 8 Cinepolis. Teknologi tersebut menggunakan kursi dengan sistem getaran dan pengeras suara bass shaker yang dirancang untuk memberikan sensasi tambahan selama film diputar.
Getaran yang dihasilkan dapat menyesuaikan dengan audio film, mulai dari sensasi lembut hingga dentuman yang lebih kuat. Teknologi tersebut sebelumnya juga digunakan dalam pemutaran Avatar: Fire and Ash.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dibintangi sejumlah aktor Indonesia, di antaranya Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.