IntipSeleb – Grup musik Juicy Luicy akhirnya buka suara terkait polemik batal tampil di ajang XYZ Liveground Batam. Keputusan mereka untuk tidak berangkat ke Batam sebelumnya menjadi perbincangan di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai alasan pembatalan tersebut.
Melalui akun Instagram resmi, manajemen Juicy Luicy memberikan klarifikasi sekaligus membeberkan kronologi dari sisi mereka. Manajemen menyebut keputusan tersebut bukan diambil secara tiba-tiba, melainkan berkaitan dengan sejumlah kewajiban penyelenggara yang dinilai belum diselesaikan sesuai kesepakatan.
“Beberapa hari ini menjadi hari yang cukup berat buat kami karena narasi dan fakta dengan mudahnya diputarbalikkan. Semua yang kami lakukan semata-mata mengikuti tata cara yang sudah disepakati bersama dari awal, namun tidak diindahkan oleh penyelenggara,” tulis manajemen Juicy Luicy, dikutip pada Sabtu, 12 September 2026.
Masalah Pelunasan Sudah Muncul Sejak H-7
Menurut penjelasan manajemen, persoalan mulai terjadi beberapa hari sebelum acara berlangsung. Juicy Luicy mengaku telah berulang kali meminta kepastian sekaligus menagih pelunasan kepada pihak penyelenggara sejak H-7.
Namun, komunikasi disebut tidak berjalan lancar. Tim Juicy Luicy mengaku beberapa kali mendapatkan respons yang tidak memberikan kepastian dan bahkan tidak memperoleh balasan.
“Proses yang sungguh melelahkan, setiap hari kami menagih pelunasan dan kepastian sejak h-7 acara, yang dimana seharusnya sudah diselesaikan. Kadang digantung, seringnya tidak dibalas, mungkin seharusnya kami kaku saja menerapkan pembatalan karena penyelenggara tidak kunjung melaksanakan kewajiban,” jelas Juicy Luicy.
Situasi tersebut terus berlangsung hingga mendekati waktu keberangkatan. Juicy Luicy dan tim diketahui berada di Bandung, sementara penerbangan menuju Batam dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Penerbangan tersebut direncanakan berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Namun, hingga malam hari sebelum keberangkatan, tiket pesawat belum diterima oleh pihak Juicy Luicy.
“Jam 8 malam lewat, waktu keberangkatan makin dekat. Kami beserta tim produksi harus segera mendapat kepastian berangkat atau tidak karena posisi kami di Bandung, sedangkan penerbangan dari Soekarno-Hatta. Namun, lagi-lagi ini tidak dihiraukan oleh penyelenggara,” tutur pihak Juicy Luicy.
Tiket Akhirnya Dikirim, tetapi Masalah Baru Muncul
Setelah kembali meminta kepastian, penyelenggara akhirnya mengirimkan tiket penerbangan pada pukul 22.26 WIB.
Meski demikian, menurut manajemen Juicy Luicy, sejumlah kebutuhan perjalanan yang sebelumnya tercantum dalam riders masih belum diberikan. Beberapa di antaranya adalah bukti pemesanan penginapan, tiket penerbangan pulang, serta fasilitas bagasi terdaftar atau pre-paid baggage.
Tim Juicy Luicy kemudian melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi maskapai. Dari pengecekan tersebut, mereka memperkirakan biaya pre-paid baggage untuk seluruh rombongan mencapai sekitar Rp44 juta.
Manajemen menjelaskan kebutuhan bagasi tambahan menjadi cukup besar setelah penyelenggara disebut memindahkan penerbangan ke maskapai lain yang hanya menyediakan jatah bagasi gratis 15 kilogram per orang.
“Kami melakukan pengecekan di web airlines bahwa harga pre paid bagasi sekitar 44 juta (perlu diketahui bahwa ekstra bagasi ini menjadi banyak karena penyelenggara memindahkan kami ke airlines yang hanya memiliki jatah 15 kg/orang sehingga ekstra bagasinya menjadi besar),” tambah mereka.
Penyelenggara Tawarkan Pembayaran Rp26 Juta
Persoalan belum berhenti di sana. Ketika waktu keberangkatan semakin dekat, pihak penyelenggara disebut menawarkan pembayaran awal sebesar Rp26 juta tepat tengah malam.
Dana tersebut rencananya digunakan agar Juicy Luicy dan tim segera berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta. Sementara sisa pembayaran dijanjikan akan diselesaikan ketika rombongan tiba di bandara.
Namun, menurut manajemen Juicy Luicy, pembayaran Rp26 juta yang dijanjikan tersebut juga tidak kunjung diterima.
"Tepat di tengah malam, penyelenggara kemudian menawarkan untuk melakukan pembayaran 26 juta terlebih dahulu agar kami segera berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta sisanya akan dilunasi ketika kami sampai di bandara. Lagi-lagi semua hanya janji semata,” papar mereka.
Biaya Bagasi Disebut Membengkak Jadi Rp64 Juta
Waktu keberangkatan yang semakin mepet membuat situasi semakin sulit. Tim Juicy Luicy harus mengejar batas waktu penyerahan bagasi di bandara yang disebut ditutup pada pukul 04.00 WIB.
Karena kebutuhan bagasi tambahan harus dibeli secara langsung di konter bandara dalam kondisi mendadak, biaya yang sebelumnya diperkirakan sekitar Rp44 juta disebut meningkat menjadi Rp64 juta.
Rangkaian persoalan tersebut akhirnya membuat Juicy Luicy memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan menuju Batam.
Manajemen menilai keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk pembayaran yang belum terealisasi dan kebutuhan perjalanan yang belum mendapatkan kepastian.
“Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka sebesar itu setelah kami dibohongi berkali-kali? Karena itu, kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam,” tegas pihak Juicy Luicy.