img_title
Foto : Istimewa

Simbol Cahaya untuk Sang Adik

Bagian paling emosional dari tulisan Arie adalah ketika ia menggambarkan Amal telah berada dalam “cahaya yang terang benderang”. Ia mengaku selama ini dikenal sebagai sosok yang garang, namun sebenarnya memiliki ketakutan terhadap gelap.

“Sekarang Amal sudah berdiri dalam cahaya yang terang benderang. Dia tahu, saya kakaknya ini meskipun orang sering bilang saya garang tapi saya itu takut gelap. Maka semoga jalan hidupku juga bisa membawa agar kita kelak bertemu lagi saudaraku,” tulisnya.

Arie kemudian melanjutkan dengan harapan sederhana yang begitu menyentuh. Ia meminta Amal menyalakan cahaya itu ketika tiba saatnya mereka bertemu kembali.

“Dan kalau waktu itu tiba kau nyalakan cahaya itu dengan terang benderang dari kejauhan, sehingga abangmu ini tahu ada kamu di sekitarku,” lanjutnya.

Di akhir pesannya, Arie Kriting mengaku akan berusaha mengikhlaskan kepergian sang adik sekuat yang ia mampu. Ia juga menitipkan doa agar Amal dapat beristirahat dengan tenang di sisi Sang Pencipta.

“Sekarang biarlah engkau kembali pada pemilikmu yang sesungguhnya. Saya akan berusaha ikhlas sekuat yang saya bisa. Jadi kamu berjalanlah dengan tenang menuju cahaya itu, beristirahatlah dengan tenang, dan sampai kita bertemu kembali. I love you so much,” pungkasnya.

Topik Terkait