img_title
Foto : Ist

Pendekatan tersebut menjadi salah satu kekuatan NAZA dalam mengajak penonton memahami persoalan kemanusiaan melalui medium film. Dokumenter ini sekaligus membuka ruang refleksi mengenai empati dan tanggung jawab manusia ketika berhadapan dengan tragedi.

Respons yang diterima di Venice Film Festival 2026 turut memperkuat perhatian terhadap film ini. Sambutan penonton melalui standing ovation selama 24,5 menit menjadi salah satu momen yang menandai perjalanan internasional NAZA sebelum hadir di bioskop Indonesia.

Alasan KlikFilm Membawa NAZA ke Bioskop Indonesia

Direktur KlikFilm, Frederica, mengatakan bahwa penayangan NAZA merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan film pilihan dari berbagai negara, termasuk karya dokumenter yang mengangkat isu sosial dan kemanusiaan.

Menurut Frederica, film memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar memberikan hiburan. Sebuah karya sinema juga dapat menjadi sarana untuk membuka perspektif baru dan mengajak masyarakat memahami pengalaman orang lain.

“Bagi kami, film bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang bagaimana sebuah cerita bisa membuka mata, menyentuh hati, dan membuat kita melihat dunia dari perspektif yang berbeda. NAZA mengangkat isu kemanusiaan yang sangat penting untuk kita perhatikan bersama. Kami berharap film ini bisa mengajak penonton Indonesia untuk tidak hanya menyaksikan sebuah peristiwa, tetapi juga merenungkan nilai kehidupan, empati, dan kemanusiaan di tengah situasi yang begitu sulit,” ujar Frederica.

Ia juga menegaskan bahwa KlikFilm ingin memberikan kesempatan kepada penonton Indonesia untuk menikmati film internasional yang memiliki kekuatan cerita, keberanian artistik, serta relevansi sosial.

Topik Terkait