img_title
Foto : Ist

“Buat saya ini bukan cuma soal ranking, tapi pembuktian bahwa sineas Indonesia juga bisa berkarya dan bersaing di industri hiburan negara lain,” ujarnya.

Perjalanan Gandhi hingga bisa menggarap serial di Thailand juga membutuhkan persiapan panjang. Ia diketahui telah mempelajari bahasa Thailand selama kurang lebih empat tahun sebagai bagian dari upayanya membuka kesempatan berkarier di industri hiburan setempat.

Kemampuan tersebut menjadi modal penting ketika dirinya terlibat langsung dalam produksi Badminton Boys. Tak hanya bertanggung jawab atas cerita dan penyutradaraan, Gandhi juga harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja industri hiburan Thailand serta mengarahkan para aktor lokal menggunakan bahasa setempat.

Perjalanan ini memperlihatkan bagaimana proses belajar dan keberanian mengambil peluang di luar negeri dapat membuka jalan bagi sineas Indonesia untuk memperluas kiprahnya di tingkat internasional.

Badminton Boys Hadir dalam Format 57 Episode

Badminton Boys merupakan serial yang diproduksi melalui kolaborasi rumah produksi Thailand Above All Studios dan Creator Media, rumah produksi milik Gandhi Fernando. Proyek ini juga mendapat dukungan investasi dari iQIYI.

Serial tersebut mengusung format vertical micro-series, yakni tayangan dengan video vertikal yang dirancang untuk dinikmati melalui perangkat seluler. Format ini menghadirkan cerita dalam episode singkat sehingga penonton dapat mengikuti alur kisah tanpa harus meluangkan waktu terlalu lama dalam satu kali menonton.

Topik Terkait