Namun, setelah kehadirannya menjadi perbincangan publik, ia menyadari bahwa niat baik saja tidak cukup. Sebagai figur publik, Willie merasa seharusnya dapat memahami secara menyeluruh latar belakang dan konteks sebuah kegiatan sebelum memutuskan untuk terlibat.
Ia pun tidak ingin menghindari tanggung jawab atas keputusan pribadinya, meskipun mengaku tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara.
"Namun, saya menyadari bahwa saya seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang saya hadiri. Terlepas dari apa pun niat saya, keputusan untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab saya pribadi," lanjutnya.
Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat
Lebih lanjut, Willie menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat yang merasa kecewa dengan kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda tersebut.
Ia mengakui bahwa kurangnya ketelitian dalam mempertimbangkan undangan yang diterima telah menimbulkan kekecewaan bagi sebagian pihak.
"Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya," tulisnya.