IntipSeleb – Komika sekaligus aktor Oki Rengga menjadi sorotan setelah video dirinya terlibat adu mulut dengan sesama suporter PSMS Medan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Oki bahkan melontarkan pernyataan mengejutkan terkait pengalamannya yang mengaku pernah hampir dibunuh pemerintah.
Insiden itu terjadi di tribun Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, saat PSMS Medan menghadapi Persija Jakarta dalam laga pembuka Grup A I.League Cup 2026/2027 pada Selasa (3/11/2026).
Video yang beredar memperlihatkan Oki mendatangi seorang suporter yang diduga hendak membentangkan spanduk berisi kritik mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Oki Rengga Minta Spanduk Kritik Karhutla Tak Dibentangkan
Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, Oki diduga meminta suporter tersebut untuk tidak membentangkan spanduk saat pertandingan berlangsung. Ia disebut khawatir aksi tersebut berpotensi memicu sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Oki kemudian menegaskan bahwa fokus utama suporter saat itu seharusnya memberikan dukungan kepada PSMS Medan. Ia menilai penyampaian kritik melalui spanduk dapat dilakukan setelah pertandingan berakhir.
"After match (setelah pertandingan), mau kita bentang di mana saja silakan! Saat ini, kita dukung PSMS saja!" kata Oki, dikutip Jumat (6/11/2026).
"Dengar, ya! Dengar ini! Kita semua benci, tapi tugas kita cuma dukung PSMS sekarang!" lanjutnya.
Perdebatan tersebut kemudian semakin memanas ketika Oki menyinggung pengalaman pribadinya dalam menyuarakan persoalan karhutla.
Oki Rengga Mengaku Hampir Dibunuh Pemerintah
Di tengah adu mulut tersebut, Oki melontarkan pernyataan yang kemudian menjadi perhatian warganet. Ia mengaku pernah menghadapi ancaman serius hingga hampir dibunuh pemerintah karena persoalan yang berkaitan dengan kritik terhadap karhutla.
"Aku hampir dibunuh pemerintah, biar kau tahu, gara-gara ini! Biar kau tahu, aku hampir dibunuh pemerintah gara-gara ini! Bukan cuman kau! Kubilang, kita jangan masukkan ini di pertandingan, biar kau tahu, ya!" tegasnya.
Pernyataan tersebut sontak menarik perhatian publik. Meski demikian, klaim mengenai ancaman yang dialaminya tersebut masih merupakan pernyataan Oki dalam video yang beredar dan belum dapat dipastikan secara independen.
Dalam rekaman itu, Oki tampak berusaha menegaskan bahwa persoalan kritik terhadap karhutla sebaiknya tidak dibawa ke dalam pertandingan PSMS Medan.
Sebagai informasi, regulasi sepak bola Indonesia mengatur penggunaan atribut di stadion. Pasal 56 Regulasi Liga 1 dan Pasal 70 Kode Disiplin PSSI 2023 memuat ketentuan mengenai larangan atribut yang mengandung unsur SARA, politik, provokatif, diskriminatif, hingga penghinaan.
Oki Rengga Minta Maaf Usai Videonya Viral
Setelah video adu mulut tersebut ramai diperbincangkan, Oki Rengga akhirnya memberikan tanggapan melalui akun Instagram pribadinya.
Ia menyampaikan permintaan maaf apabila sikapnya di tribun dianggap berlebihan. Di sisi lain, Oki juga mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa kembali menikmati pertandingan sepak bola secara langsung.
"Masih menyenangkan. Mohon maaf kalau ada tingkah yang berlebihan karena happy bisa kembali ke lapangan," tulis Oki Rengga.
Menutup unggahannya, Oki turut menyampaikan harapan agar PSMS Medan terus menunjukkan perkembangan positif dan tetap menjadi kebanggaan para pendukungnya.
"Semoga prestasi PSMS naik terus dan ga ada matinya," tutupnya.