X

IntipSeleb – Alfin Lestaluhu meninggal dunia pada Kamis, 31 Oktober 2019 di rumah sakit Harapan Kita Jakarta, akibat menderita Encephalitis di usianya yang masih 15 tahun. Satu hari kemudian, jenazah almarhum dimakamkan di kampung kelahirannya, Desa Tulehu, Maluku.

Encephalitis adalah peradangan otak yang terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri, dimana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan otak. Penyebaran virus ini dapat dibawa oleh nyamuk dan kutu.

Siapakah Alfin Lestaluhu? Berikut ini fakta-faktanya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Pemain timnas bermental baja 

Alfin Lestaluhu merupakan atlet tim nasional sepakbola Indonesia U-16 dibawah pelatih Bima Sakti. Dilansir dari Indosport.com, Alfin perdana membela Indonesia di pertandingan piala AFF U-16 2019 pada 27 Juli hingga 9 Agustus 2019. Pemain kelahiran 2004 ini mengisi posisi bek sayap kanan di sisi pertahanan. Garuda muda keluar sebagai juara tiga setelah mengalahkan Vietnam lewat adu penalti.

Bima Sakti mengatakan kalau Alfin adalah pemain pertama yang mengajukan diri untuk mengambil tendangan penalti melawan Vietnam. Kekuatan mental Alfin membuat Bima malu karena dia sendiri pernah takut mengambil penalti semasa jadi pemain timnas dulu.

Sumbangkan gol

Alfin Lestaluhu

Tampil dengan performa memukau di laga internasional perdananya, Alfin kembali bergabung dalam timnas untuk bertanding di Kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Di pertandingan pertama fase grup G melawan Filipina, Alfin menyumbang satu gol dalam kemenangan 4-0 Indonesia. Gol Alfin ke sudut gawang pada menit ke- 52 dinilai begitu berkelas. Timnas U-16 berhasil lolos ke Piala Asia setelah keluar sebagai runner up grup G berisi China, Filipina, Brunei Darussalam, dan Kepualauan Mariana Utara.

Jebolan Sekolah Sepak Bola (SSB)

Bakat Alfin di sepak bola terasah sejak usia 9 tahun bergabung di Sekolah Sepak Bola Maehanu pada 2014. Selama empat mengasah bakat alaminya, Alfin kemudian merantau ke Jakarta dan berlatih di SSB Ragunan pada Mei 2018. Di situ lah pelatih Bima Sakti menemukan talenta istimewa Alfin dan memilihnya masuk ke tim nasional pada 28 Juni 2019. Pelatih melihat Alfin sebagai pemain yang sangat berani dan tanpa kompromi di lapangan hijau.

Korban gempa

Alfin Lestaluhu

Alfin menjadi korban gempa yang mengguncang Ambon sekuat 5,6 sr pada 26 September 2019. Akibat musibah tersebut, ia tinggal di pengungsian namun kondisi kesehatannya jadi menurun. Alfin menjalani perawatan di Rumah Sakit Tentara Ambon sebelum akhirnya dipindahkan ke Rumah Sakit Harapan Kita dalam kondisi terbaring lemah. Selama sebulan menjalani perawatan, Alfin Lestaluhu akhirnya meninggal dunia.