img_title
Foto : Berbagai sumber

IntipSeleb – Pak Ogah, pengisi suara program Si Unyil diketahui sebelumnya mengalami penyumbatan pembuluh darah di bagian otaknya. Hal ini membuatnya sampai harus mendapatkan perawatan intesif di rumah sakit. 

Namun kini, istri Pak Ogah, Yuyun Widayanti membeberkan kondisi suaminya itu. Ia mengaku Pak Ogah kesulitan makan kecuali 3 makanan yang ia mau. Lantas, apa itu? Simak selengkapnya di bawah ini. 

Sudah Bisa Berjalan

instagram/pakogah_real
Foto : instagram/pakogah_real

Pak Ogah sebelumnya harus mendapat perawatan ekstra saat mengalami penyumbatan pembuluh darah di bagian otaknya. Hal ini berawal saat Pak Ogah mengeluh sakit di bagian kepala kepada istrinya, Yuyun Widayanti.

Hal ini membuat Pak Ogah harus dirawat di rumah sakit selama 3 bulan lamanya. Kini, Yuyun membeberkan kondisi terkini Pak Ogah yang diketahui sudah membaik dari sebelumnya. Ia kini sudah bisa berjalan dan berbicara secara aktif. 

“Kondisinya Pak Ogah jalan bisa sekarang Alhamdiliilah jalan bisa, kalo kemaren enggak bisa ngomong jarang ngomong, kalo sekarang ngomong terus,” ucap Yuyun saat ditemui di rumahnya, 8 Desember 2021.

Hidup Tak Tenang 

instagram/pakogah_real
Foto : instagram/pakogah_real

Namun, meski sudah bisa berjalan, Yuyun menyebut Pak Ogah setiap malam selalu merasakan kegelisahan dan ketakutan tentang hidupnya. Pak Ogah seolah selalu menanyakan ketersediaan makanan dan keuangan keluarganya itu.

“Terus dia tuh kadang hidupnya kaya gak tenang, kaya takut ,udah makan buat nanti ada? Kaya kekompor pun nanti kebakaran, jadi hidupnya tuh kayak ditakut-takutin, takut lapar, takut gaada uang, dia kaya gelisah, keluar, entah kenapa,” jawab Yuyun.

Hanya Mau 3 Makanan Ini

berbagai sumber
Foto : berbagai sumber

Lebih lanjut, Yuyun membeberkan bahwa Pak Ogah hanya mau memakan 3 makanan saja. Makanan itu ialah daging ayam, wafer dan roti. Hal ini yang membuat keluarganya kesulitan untuk makan. Sebab, keluarga Pak Ogah tidak ada yang bekerja mencari uang.

Selain itu, demi menghemat keuangan keluarga, Yuyun terkadang mengurangi jumlah roti Pak Ogah yang tadinya 8 bungkus menjadi 6 bungkus saja. Namun, Pak Ogah malah marah-marah. Padahal, keluarganya tengah kesulitan makan dan kekurangan uang. 

“Kalo gak ada itu makanan (ayam, wafer, roti) bisa terus marah marah aja, ibu waktu itu coba diturunin beli enam (bungkus roti), malah ngamuk, malah kadang-kadang kalau enggak ada uang, ibu beli empat, bahkan ibu pernah sering banget ibu bilang rotinya gak dagang, padahal dagang karena ibunya gaada uang, terus untuk ayam itu ibu beli 3 kalo di pasar jujur agak mahal,” tutup Yuyun terhadap kondisi terkini Pak Ogah. (jra)

Topik Terkait