img_title
Foto : Instagram/@xolovelyayana

IntipSeleb – Ayana Moon merupakan selebgram hingga penulis asal Korea Selatan yang memutuskan untuk pindah agama ke Islam. Sejak kecil, Ayana telah menunjukkan ketertarikannya pada Islam.

Hingga akhirnya, Ayana Moon memutuskan jadi mualaf. Namun, perjuangannya setelah mualaf makin sulit karena sering menerima hujatan. Seperti apa faktanya? Yuk scroll!

1. Penasaran Kenapa Muslim Tak Makan Babi

Instagram/xolovelyayana
Foto : Instagram/xolovelyayana

Ketertarikan Ayana Moon kepada Islam berawal dari menonton televisi soal perang Irak pada usia sekitar 7 tahun. Saat SMP, perempuan kelahiran tahun 1995 itu penasaran dengan hijab hingga ibadah salat. Bahkan, Ayana juga heran mengapa Muslim tidak boleh makan babi.

"Ketika saya umur tujuh atau delapan tahun, saya tahu tentang Islam karena perang Irak. Ketika saya masih SMP, saya mau tahu gimana agama bisa bikin orang semua salat, pakai jilbab, jadi saya cari tahu di internet tentang Islam," kata Ayana Moon dalam YouTube Talk Show tvOne.

"Waktu itu, saya pikir babi itu enak banget, tapi kenapa mereka tidak makan? Jadi pengen tahu. Jadi, saya belajar tentang Islam, tapi sebagai budaya, selama 10 tahun dan saya masuk Islam ketika saya masih di SMA," ucapnya dalam kesempatan berbeda dikutip dari YouTube Rans Entertainment.

2. Mantap Mualaf Saat SMA

IG
Foto : IG

Ketertarikannya terhadap Islam membuatnya mantap jadi mualaf. Ayana Moon resmi anut Islam saat duduk di bangku SMA.

"Dan saya belajar tentang Islam, sampai SMA dan saya masuk Islam ketika SMA. Dan ketika saya ke masjid dan ketemu orang Muslim di Korea, saya merasa tenang dan damai," ucap Ayana Moon.

3. Dapat Hujatan

Instagram
Foto : Instagram

Keputusannya untuk pindah agama Islam membuat Ayana Moon menjadi target hujatan di sekolah. Apalagi, Ayana mulai puasa pertama kali saat masih SMA. Teman-temannya meledeknya dengan selalu menawarkan makanan dan minuman. Ayana merasa dijahati karena hal itu.

"Puasa (pertama kali mualaf) waktu itu saya masih di SMA, jadi saya harus belajar, aku puasa tapi dua minggu saja. Setelah dua minggu aku enggak bisa karena aku harus belajar, pergi sekolah pagi dan belajar sampai malam capek banget jadi aku harus minum, aku harus makan, berat banget,” kenang Ayana Moon.

"Waktu itu teman-teman aku selalu, ‘Ayana mau makan enggak, mau minum enggak’, gitu, jahat banget," lanjutnya.

4. Berdoa Diberi Kekuatan Hadapi Cobaan

Instagram/xolovelyayana
Foto : Instagram/xolovelyayana

Mendapatkan cobaan dengan menerima hujatan karena jadi mualaf, Ayana Moon memohon untuk diberi kekuatan oleh Allah SWT. Dengan kekuatan doa dan usahanya yang terbaik, semuanya bisa berjalan dengan lancar.

"Saya berdoa, 'Ya Allah tolong berikan kesempatan untuk saya menguatkan iman'. Dan akhirnya sampai saat ini semuanya berjalan lancar. Tapi itu juga bukan karena doa, saya juga telah melakukan yang terbaik yang saya bisa," tutur Ayana Moon di YouTube Cinta Quran TV.

5. Pindah ke Malaysia Untuk Perdalam Islam

Instagram
Foto : Instagram

Ayana Moon memutuskan pindah ke Malaysia untuk belajar lebih dalam soal Islam. Sebab, ia merasa tidak bisa belajar Islam di Korea. Namun, Ayana sempat bersedih karena tidak punya siapa-siapa di Malaysia. Bahkan saat berada di penginapan, handuk yang dikenakannya untuk salat diinjak warga Eropa.

"Saya bukan inginkan uang. Saya ingin belajar tentang Islam karena di Korea saya tidak bisa belajar tentang Islam. Itu kenapa saya datang ke sini," ucapnya.

"Di guest house itu saya salat dengan menggunakan handuk sebagai sajadah. Tapi orang Eropa yang ada di guest house itu menginjak handuk itu karena mereka tidak tahu konsep salat. Saya menangis," ungkap Ayana Moon.

Kini, Ayana Moon telah melewati masa-masa sulitnya setelah putuskan jadi Islam. Ia makin memperdalam agama Islam dan menjadi religius. Bahkan, adik laki-lakinya mengikuti jejaknya menjadi mualaf. (nes)

Berita Terkait
Topik Terkait