X

IntipSeleb – Kabar duka datang dari aktor Johanes Hubertus Eijkenboom atau yang dikenal sebagai Johny Indo. Pria yang dikenal sebagai perampok toko emas pada 1970-an itu meninggal dunia pada Minggu pagi, 26 Januari 2020 di usia 71 tahun.

Sebelum jasadnya dimasukkan dalam liang lahat, keluarga Johny sempat kebingungan soal pemakaman secara Islam atau Kristen. Seperti diketahui, Johny telah bergelar haji dan baru-baru ini kembali memeluk agama Kristen. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk memakamkan jasad Johny secara Islam. Sang istri pun mengungkapkan kondisi terakhir Johny usai melakukan pemakaman. 

Baca Juga: Fakta Kematian Aktor Johny Indo, Meninggal Saat Dimandikan

Kondisi terakhir sebelum Johny Indo meninggal dunia

Johny Indo dinyatakan meninggal saat hendak dimandikan. Anak tunggal dari istri keduanya menceritakan kepada awak media soal kondisi sang ayah. Mengidap penyakit hernia, Johny kesulitan untuk berjalan. Hal ini lantaran operasi yang dijalaninya sedikit terlambat.

“Dikira hernia, udah dioperasi tapi tetep masih susah jalannya, karena udah kelamaan juga si hernianya. Jadi operasinya telat,” kata Muhammad Billa pada Senin, 27 Januari 2020.

Diah Kurnila sebagai istri keduanya menjelaskan bahwa pada malam terakhir, Johny sudah kesulitan bernapas. Ia sudah memprediksi bahwa hidup suaminya tidak lama lagi

“Saya udah tahu, malem terakhir saya udah pegang badannya, kakinya udah dingin nafas udah di perut. Saya udah bilang sama anak saya ‘Bil papah gak lama ini, udah mau dipanggil,” ujar Diah Kurnila.

Hidup Johny sebelum meninggal pernah susah

Sumber: VIVA.co.id 

Bergelar haji, Johny Indo sering memberikan ceramah di beberapa tempat. Sang istri mengungkapkan bahwa beberapa tahun terakhir, Johny sudah tidak bisa mencari penghasilan. Ia sempat pingsan saat ceramah di tahun 2015.

“Pernah blank berapa tahun udah gak bisa ceramah lagi, gak bisa nyari duit sama sekali. Dari 2013 udah di rumah sama saya lagi, balik sama saya gitu loh. Akhirnya itu masih ceramah, sampai terakhir 2015 kalau ga salah ceramah blank,” ujarnya.

Sambil menangis, Diah menyatakan bahwa hidup Johny sempat susah saat hidup bersamanya. Ia tidak terima melihat sang suami seperti gembel. Merasa tidak sanggup melihat sang suami tidur di emperan, Diah menyerahkan Johny pada Martini Luisa alias Dokter Eva, anak pertama dari istri pertamanya.

“Saya gak mau Johny gak ada harga dirinya, ikut saya malah gak ada harga dirinya, dagang sampai pagi, dia nyapu setiap malem, ‘papah ga boleh begitu, papah Johny Indo loh, papah kayak gembel, papa punya nama, papa nyapu, papa tidur diemperan, nungguin saya dagang, gak boleh papa hidup kayak gini’ bertahan 2015 sampai 2017, saya udah merasa gak sanggup ngeliat kelakuannya kaya gitu gak bisa dbilangin, kayak gembel,” pungkas Diah Kurnila.

Dimakamkan secara Muslim tapi di dalam peti

Jasad Johny telah dimakamkan di TPU Selapajang Jaya, Tangerang pada Senin, 27 Januari 2020. Melalui tayangan YouTube KapanLagiDotCom, sang cucu bernama Santa ungkap prosesi pemakaman Johny. Disebutkan bahwa Johny dimakamkan secara muslim namun menggunakan peti.

“(Dimakamkan) secara muslim, tapi kita menghargai dia sebagai public figure, kita pakai peti juga,” pungkas Santa.