img_title
Foto : Istimewa

Suasana Kerja

Instagram/@ivan_gunawan
Foto : Instagram/@ivan_gunawan

Sebelum penayangan, Ivan Gunawan sudah jalani beberapa kali lakukan penjurian. Walau harus menjuri dengan banyak kontestan, tapi ia tak merasa lelah. Sebab dikelilingi oleh tim kerja yang menyenangkan.

"Tapi selama ini beberapa episode, kesan yang dibawa ini selalu menyenangkan. Kita sehari mungkin juri disiksa harus menjurikan puluhan peserta yang enggak bisa di underestimate," ungkap Igun.

"Mereka datang dengan bakat beda-beda dan hrs diapresiasi. Happy, pulang happy. Suasana tempat bekerja ini begitu menyenangkan," sambungnya.

Lebih lanjut, Victor Ariesza selaku Co Managing Director Fremantle sebagai pemegang lisensi Indonesia’s Got Talent sebut ajang tersebut merupakan bentuk kebhinekaan. Sebab, ajangnya tidak membatasi usia serta ras dan budaya.

"Got Talent adalah pertunjukan tanpa batasan usia, tanpa batasan talenta, tanpa batasan budaya, ras bahkan melintasi batas negara. Sebuah kebhinekaan talenta dalam satu panggung inspirasi. Sejak diluncurkan pada 2006, acara ini telah memecahkan rekor penonton sebanyak 1 milyar di seluruh dunia. Pemegang Rekor World Guinness untuk kategori format Reality Talent Search paling sukses yang telah dibuat di 69 wilayah secara global dan terus berkembang. Dengan jutaan pemirsa TV dan bahkan lebih banyak penggemar di media sosial, Fenomena kesuksesan global ini telah mendominasi di semua platform selama lebih dari satu dekade,” ucap Victor Ariesza.

Topik Terkait