img_title
Foto : Intipseleb/Tiya Sukmawati

IntipSeleb FilmTaskya Namya dikenal sebagai aktris yang kerap membintangi berbagai macam judul film di layar lebar. Baru-baru ini ia didapuk menjadi pemeran utama di film 'Pamali'.

Dalam serial tersebut ia memerankan sosok Nenden perempuan Sunda yang jago nyinden. Lantas bagaimana kelanjutannya? Yuk simak artikel selengkapnya berikut di bawah ini!

Tantangan Jadi Sosok Hantu

Intipseleb/Tiya Sukmawati
Foto : Intipseleb/Tiya Sukmawati

Aktris cantik Taskya Namya mengaku merasa kesulitan sekaligus tertantang menjadi sosok hantu. Ia harus berlajar dan berlatih berbahasa Sunda demi mendalami perannya di film 'Pamali' garapan sutradara Bobby Prasetyo.

"Tantangannya banyak karena aku harus belajar bahasa Sunda terus juga aku di sini harus menjadi hantu tapi untungnya aku suka banget acara hantu," ungkap Taskya Namya kepada awak media usai menghadiri press screening di Grand Indonesia, Jumat, 30 September 2022.

Taskya Namya Akui Kesulitan Nyinden

Intipseleb/Tiya Sukmawati
Foto : Intipseleb/Tiya Sukmawati

Pemilik nama lengkap Taskya Giantri Namya itu sempat mengaku tak percaya diri saat melakukan sinden. Akan tetapi ia bersyukur lantaran bisa dikasih kesempatan untuk terus belajar nyinden.

"Alhamdulillah diberi (kesempatan) untuk belajar nyinden. Sempat malu dengar suara sendiri itu, waktu itu aku sempat ke toilet untuk kayak, (latihan) pas ya (suaranya), tenang. Aku ngerasa bisa, pas lagi take, ngerasa beda," tutur kekasih Ari Irham tersebut.

Diakui oleh Taskya Namya sendiri. Dirinya mengaku tak bisa bernyanyi apalagi berbahasa Sunda sehingga sempat merasakan kesulitan berperan sebagai Nenden.

"Kesulitan karena aku gak bisa nyanyi, itu Bahasa Sunda, dan aku setiap waktu belajar Bahasa Sunda sama orang terdekat yang orang Sunda," ujarnya.

Lebih lanjut, tak butuh waktu lama. Akhirnya, wanita yang sering dijuluki sebagai Ratu Horor ini menjadi fasih berbahasa Sunda.

"Itu sebenernya kayaknya aku di kasih waktu sebenernya dibilang singkat enggak, dibilang lama nggak. Kayaknya sekitar 3 minggu sih," paparnya.

Taskya Namya mengatakan jika tim kru 'Pamali' kebanyakan orang Sunda. Sehingga hal tersebut membantunya untuk bisa mendalami peran Nenden yang lebih baik lagi.

"Dan akunya juga bener-bener ketemu sama kru yang dari orang Sunda. Jadi ituh sangat-sangat membantu," sambungnya.

Sebagai informasi, 'Pamali' merupakan sebuah film horor yang diadaptasi dari game keluaran StoryTale Studio yang berjudul Pamali: Indonesian Folklore Horror yang dirilis tahun 2018 silam. Dengan tagline “Melanggar Adat, Mengundang Petaka”, Pamali memperingati kita semua agar tidak meremehkan tradisi. (jra)

Topik Terkait