img_title
Foto : IntipSeleb/Yudi

IntipSeleb Film – Satu lagi film horor Tanah Air yang wajib ditunggu para penikmat film Indonesia, yakni Mangkujiwo 2. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Tanah Air mulai tanggal 26 Januari 2023 mendatang.

Salah satu pemain, yakni Yasamin Jasem, membagikan pengalamannya tentang film tersebut. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Yasamin Jasem Belajar Dialek Jawa

Intipseleb/Tiya Sukmawati
Foto : Intipseleb/Tiya Sukmawati

Film horor Indonesia Mangkujiwo 2 bakal segera tayang di bioskop Indonesia. Yasamin Jasem, yang berperan sebagai karakter Uma, melakukan sejumlah persiapan, salah satunya belajar dialek Jawa. Hal ini demi mendalami karakter.

"Persiapan karakter Uma yang pertama banget pas awal reading, aku dikasih dialek Jawa karena di film Mangkujiwo 1 aku enggak ada dialog Jawa. Karena memang persiapannya sedikit banget," ungkap Yasamin kepada awak media di kawasan Jakarta pada Jumat, 20 Januari 2023.

Bagi Yasamin, belajar dialek Jawa merupakan salah satu tantangan baginya. Ia membutuhkan waktu selama dua minggu untuk belajar hal tersebut.

"Dialek Jawa selama reading sih digunain. Kira-kira dua minggu. Jadi, selama dua minggu itu dibiasain dan sambil bedah skripnya juga yang lumayan panjang dialog nya," jelas Yasamin.

Dalam film Mangkujiwo sebelumnya, Uma merupakan karakter penting yang mampu mengendalikan sosok kuntilanak. Sedangkan, kali ini, Uma mulai mengenal cinta kepada karakter Rimba, yang diperankan oleh Marthino Lio. Tapi, Rimba malah mengungkap rahasia Mangkujiwo serta bersekutu dengan entitas kegelapan.

Kemudian, dalam film ini Yasamin mengaku ada beberapa kesulitan dalam menjalani syuting. Salah satunya adalah emosi yang mesti diperankan oleh dirinya.

"Mungkin emosi yang lumayan complicated yang banyak layer nya di scene-scene menuju akhir itu menurut aku yang lumayan sulit sih," ucap Yasamin.

Film Mangkujiwo 2

Pinterest
Foto : Pinterest

Film Mangkujiwo 2 menggandeng beberapa tokoh terkemuka Tanah Air. Mereka antara lain Sujiwo Tejo (Brotoseno), Djenar Maesa Ayu (Nyi Kenanga), Karina Suwandi (Karmila), Yasmin Jasem (Uma), Marthino Lio (Rimba), Widika Sidmore (Maureen), Yayu Unru (Dargo Sentono), Kiki Narendra (Jendral Amperawan) dan Pritt Timoty (Kunto Haryo).

Film ini berlatar waktu tahun 70an. Film ini syuting di empat lokasi di kota besar yakni Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Ambarawa.

Topik Terkait