img_title
Foto : Instagram/@meisya__siregar

IntipSeleb LokalMeisya Siregar terbilang aktif dalam menggunakan media sosial. Belum lama ini mengadakan kajian, Meisya justru merasa seolah tertampar dengan ceramah yang dibawakan oleh seorang ustaz.

Isi ceramahnya tentang bagaimana baiknya menggunakan media sosial. Ia pun membagikan pengetahuan yang ia miliki ke Instagram. Seperti apa isinya? Scroll artikelnya di bawah ini.

Gelar Kajian Bikin Meisya Tersadar Hal Ini

Melalui Instagram pribadinya, Meisya Siregar mengunggah momen kajian yang diadakan di rumahnya. Kajian yang digelar di rumahnya itu, membuat Meisya merasa seorang tersentil oleh apa yang ustaz sampaikan.

“Kajian 3 hr lalu bersama Ustadz @agus_hendra74 kesentil krn statement beliau " ga usah posting2 klo lagi kajian, umroh, haji, dll ". Astaghfirullah, jd ngerasa bersalah krn aku sering posting2 spiritual journey aku selama ini,” tulis Meisya Siregar dikutip pada Jumat, 10 Februari 2023.

“Aku cm ingin HP, Sosmed ku nanti bersaksi untuk apa aku pake selama di dunia. ga cuma unfaedah post aja isinya, cm album pribadi atau daily activities aja, tp jg dg sharing kecil2 an ttg proses "belajar" ku, minimal bisa jd pengingat diri, syukur2 ilmu nya bisa memberikan manfaat dan jd syiar untuk yg lain. Aku dpt transfer pahala jariyah ( kalo Allah ridho, itupun. Aamiin !),” sambungnya.

Meisya juga menuliskan bahwa ia akan tetap berbagi apapun pengetahuan yang ia tahu, tanpa terpengaruh besar atau sedikitnya like yang diterima.

Hikmah yang Didapat dari Kajian

Instagram/@meisya__siregar
Foto : Instagram/@meisya__siregar

Istri Bebi Romeo itu lantas menuliskan ilmu yang ia dapat dari kajian. Menurutnya, ada orang yang tersesat di usia tua. Hal itu lantaran seringnya bergosip, meninggalkan salat, hingga lalai pada perintah Allah SWT.

“Oke lanjut, sharing time ! Kajian nya daging bgt, judulnya "Tersesat di usia Tua" Knp org bs tersesat di usia tua - kebiasaan ghibah, iri, dengki, hasad.- Kebiasaan ninggalin sholat, durhaka kpd org tua. - Ga sadar krn umur akan dipertanggung jawab kan ( Hisab : Umurmu, Ilmu mu, Hartamu),” katanya

“Menyianyiakan kesempatan : sehat & waktu senggang. - Menunda nunda amal ( nunggu hari Jumat ). - Lalai terhadap peringatan2 Allah yaitu : Al Qur'an , Hadist, usia 40 thn, uban ( Uban itu spt Adzan , dan kematian itu adalah Qomat, sedeket ituuu) sakit , meninggalnya orang2 terdekat kita.- kurang ilmu , dan tidak mau belajar ( kajian/ ngaji),” sambungnya.

Di akhir, Meisya turut menuliskan harapannya agar dijauhkan dari ‘kesesatan’ dan tetap di jalan yang lurus.

“Semoga kita semua yg merasa "tersesat" segera kembali ke jalan yg lurus. Dan Allah masih kasih kita kesempatan untuk bertaubat dan mempersiapkan amal untuk kematian. Aamiin Allahuma Aamiin...., Barakallahu Fiikum Jazakillah sohibul bait @meemelati,” pungkas Meisya Siregar.

Topik Terkait