img_title
Foto : Istimewa

"Hampir semua lagu yang aku tulis, dua di antaranya sudah dirilis, dibuat dari sudut pandang orang ketiga, bukan dari apa yang aku alami secara langsung, termasuk lagu ketiga ini. Proses kreatif dan rekamannya sendiri cukup menantang karena lagunya punya emosi yang meluap-luap, jadi aku harus bisa mengatur perasaanku saat menyanyikannya. Tapi, syukurlah, semua bisa berjalan dengan lancar,” kata Winaya Satasya, kepada wartawan, belum lama ini, dilansir Jumat, 3 Maret 2023.

Easy Listening

Istimewa
Foto : Istimewa

Bisa dibilang, single ini ialah karya Winaya yang paling simpel karena hanya diiringi piano sebagai instrumen utama. Meskipun begitu, temanya masih berhubungan dengan cinta, seperti dua single sebelumnya, tapi dalam bentuk yang berbeda.

Kalau lagu pertama merefleksikan self-love atau memprioritaskan diri sendiri dan lagu kedua lebih kepada proses mencari cinta, maka lagu ketiga ini mengacu kepada kehilangan orang yang dicintai.

"Lagu ini bisa dinikmati tanpa harus berpikir. Menurutku, cocok untuk pagi yang dingin dan sendu kalau memang kita lagi merasa sedih, terutama untuk mereka yang baru saja merasakan kehilangan," ujarnya.

Setelah ini, Winaya memang terpikir untuk merilis album berisikan lagu-lagu buatannya, baik yang sudah rilis dalam bentuk single mau pun yang masih ada di tabungan lagunya.

Topik Terkait