img_title
Foto : YouTube/Taulany TV

Beberapa kasus, tangan para jemaah itu dilingkari cincin. Hal inilah yang membuat tangannya terluka.

"Karena ketika narik, ada yang kena cincinnya, kena jam tangannya. Bahkan, ada yang udah nyalain motor, ngeliat gua, matiin lagi, 'Wah, habib (Jafar)', tangan kanannya megang kunci sambil salaman ke gua. Jadi gua baret tuh tangan," ucap pria kelahiran 21 Juni 1988 itu.

Maka dari itu, sekarang, jika memungkinkan, ia enggan bersalaman dengan banyak orang. Ia lebih berhati-hati lagi.

"Jadi, daripada gua beresiko, kadang kalau, 'Wah, ini gak bisa nih', atau kuku, yang sering kuku tajem. Jadi, pas ditarik itu, 'Srot'," ucap Habib Jafar.

Namun, bukan hanya karena itu ia enggan bersalaman. Rupanya, Habib Jafar merasa tidak pantas untuk disalami oleh banyak orang.

"Gua ngerasa gak pantes, gua menolak, ditarik," terangnya.

Pengecualian di Momen Tertentu

Topik Terkait