img_title
Foto : IntipSeleb/ Wahyu Firmansyah

”Latar belakang kami membuat film ini adalah untuk memperkenalkan adat dan budaya NTT khususnya Labuan Bajo yang mana keindahannya sangat mempesona dan lagi menjadi perhatian banyak turis baik dari dalam maupun luar negeri," kata Ngadiman di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juli 2023.

"Adat dan budayanya belum maksimal diketahui banyak orang. Sehingga kami memandang perlu untuk memperkenalkan kepada semua pihak termasuk membantu promosi pariwisata indonesia kepada orang banyak,” sambungnya.

Sementara sang sutrada, Hestu Saputra mengungkapkan perlu proses panjang dalam mengerjakan project film Nona Manis Sayange. Ada beberapa hal yang menjadi kosennya mulai dari editing, CGI hingga hal lain yang harus dimaksimalkan.

"Total waktu yang di butuhkan penyelesain film ini satu tahun 2 bulan sampai hari ini. dari ide menulis riset sampai editing post. syutingnya sendiri total 23 hari production days,” jelasnya.

Tantangan Syuting

IntipSeleb/ Wahyu Firmansyah
Foto : IntipSeleb/ Wahyu Firmansyah

Pangeran Lantang dan Haico Van Der Veken menceritakan bagaimana mereka menghadapi tantangan ketika syuting film ini.

Topik Terkait