img_title
Foto : YouTube/Kristina Dangdut Official

Jakarta – Penyanyi dangdut Tanah Air, Kristina baru saja mendaur ulang (remake) lagu berjudul Sakau. Sebelum Kristina, lagu ini dulunya dibawakan oleh mendiang Meggy Z.
Kini, lagu ini punya aransemen yang berbeda dengan versi Meggy Z. Di bawah ini lirik lagu Sakau - Kristina.

Lirik Lagu Sakau

IntipSeleb/Yudi
Foto : IntipSeleb/Yudi

Mana mana mana kemana
Harus ku bawa
Luka luka cinta yang lara
Makin menyiksa

Bukan satu dua kali
Engkau robek hati ini
Hingga membuat
Sakau… sakau… sakau…

Sakit karena engkau
Mana mana mana kemana
Harus ku bawa
reff

Puas … puas …
Puaskah kau menyiksaku
s#mentara kau berpesta
Dengan lain cinta

Sudah … sudah …
Sudahilah cinta dusta
Ku tak mau ku tak mau
Akan tambah parah

Aku sakau
Bukan sebab narkoba
Tapi sakit karena cinta
Mana mana mana kemana

Harus ku bawa
reff
Puas … puas …
Puaskah kau menyiksaku

s#mentara kau berpesta
Dengan lain cinta
Sudah … sudah …
Sudahilah cinta dusta

Ku tak mau ku tak mau
Akan tambah parah
Aku sakau
Bukan sebab narkoba

Tapi sakit karena cinta
Mana mana mana kemana
Harus ku bawa
Luka luka cinta yang lara

Makin menyiksa
Bukan satu dua kali
Engkau robek hati ini
Hingga membuat

Sakau… sakau… sakau…
Sakit karena engkau
Mana mana mana kemana
Harus ku bawa

Kristina Suguhkan Aransemen Yang Lebih Kekinian

IntipSeleb/Yudi
Foto : IntipSeleb/Yudi

Pada lagu ini, Kristina menyuguhkan aransemen baru yang berbeda dengan pembawaan Meggy Z dulu. Ia yakin bakal banyak penggemar musik dangdut yang juga menyukai aransemen versinya.
“Sangat beda (aransemen Meggy Z dengan Kristina). Aransemennya lebih kekinian. Yang sebelumnya dinyanyikan oleh ayah Meggy beda banget. Dangdutnya, dangdut jadul dan musiknya juga lebih elekton, kalau ini lebih dangdut, ada suling, gendang, makanya disebut grande,” tutur Kristina.
“Terus, dibawakan dengan karakter masing-masing,” imbuhnya.
Ada satu lagi hal spesial dari aransemen lagu Sakau versi Kristina ini. Katanya, ia akan menyuguhkan tiga jenis aransemen.
“Ada tiga jenis aransemen, grande tadi, klasik, satu lagi progresif,” pungkasnya. (hij).
Topik Terkait