img_title
Foto : Freepik/tirachardz

Jakarta – Baru-baru ini, Shopee memperkenalkan program terbaru bagi penggunanya yang dikenal sebagai Garansi Bebas Pengembalian. Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Shopee Garansi Bebas Pengembalian? Program ini merupakan inisiatif baru di Shopee yang memungkinkan pembeli untuk mengembalikan barang kepada penjual dengan alasan perubahan pikiran. Program ini hanya berlaku untuk barang-barang yang ditandai dengan label "Bebas Pengembalian" di Shopee. Dengan adanya peluncuran program ini, pembeli memiliki kemudahan dalam mengajukan pengembalian barang jika ada perubahan pikiran, walaupun tetap harus mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Garansi Bebas Pengembalian Shopee ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan para pembeli. Namun, bagaimana dampaknya bagi para penjual di Shopee?

Kehadiran program Garansi Bebas Pengembalian mendapat beragam tanggapan dari para penjual di Shopee. Ada yang menyambut program terbaru Shopee ini dengan antusiasme, sementara ada yang merasa khawatir akan berpotensi mengalami kerugian. Tanggapan pro dan kontra terhadap kehadiran Garansi Bebas Pengembalian tersebut tercermin dari komentar-komentar para penjual di berbagai platform media sosial.

Ada penjual yang menyambut hangat program Shopee Garansi Bebas Pengembalian ini karena bisa meningkatkan peluang penjual untuk menarik hati lebih banyak pembeli, sehingga akan semakin banyak pembeli yang mengunjungi dan berbelanja di toko mereka. Banyak penjual yang juga tertarik dengan program terbaru Garansi Bebas Pengembalian di Shopee ini karena bisa meningkatkan kepercayaan pembeli. Hal ini juga dinilai bisa menumbuhkan potensi pembelian berulang di toko penjual. Para penjual tersebut memberikan respons positif terhadap fitur terbaru Garansi Bebas Pengembalian yang hadir di Shopee.

Penjual dengan akun @j*n mendukung kehadiran Garansi Bebas Pengembalian di Shopee karena dinilai bisa meningkatkan kepuasan pembeli, “Saya mendukung kebijakan baru ini karena memang sudah seharusnya diterapkan untuk kepuasan pembeli.” Penjual lainnya turut menyampaikan pendapat serupa bahwa program terbaru Shopee ini bisa meningkatkan loyalitas pembeli. “Saya menilai bahwa fitur ini baik untuk menjaga loyalitas user terhadap shopee, dan saya tidak khawatir selama SOP berjalan sesuai dengan standard dan tidak merugikan seller,” pungkas @c**s.

Ada juga penjual yang menilai program Garansi Bebas Pengembalian bisa menjadi tantangan untuknya agar bisa meningkatkan kenyamanan kepada pembeli ketika berbelanja di tokonya, misalnya dengan menampilkan foto produk yang benar-benar sesuai dengan aslinya. Dengan begini, maka bisa meningkatkan kepuasan dan kepercayaan para pembeli. "Terkait program bebas pengembalian, saya merasa bahwa program ini pun baik, menjadi tantangan juga kepada saya untuk menampilkan foto produk yang sesuai dengan produk aslinya agar buyer tidak request pengembalian," komentar sp.

Di sisi lain, ada juga para penjual yang merasa cemas jika program Garansi Bebas Pengembalian bukannya bikin untung malah buntung. Para penjual tersebut mengkhawatirkan adanya biaya tambahan yang ditarifkan kepada penjual untuk pengembalian barang/dana dengan alasan “Berubah Pikiran” dalam program Shopee Garansi Bebas Pengembalian. Ada juga yang was-was jika terjadi kecurangan dari pembeli yang menyebabkan kerugian terhadap penjual.

Seperti akun @ho yang mengungkapkan keresahannya tentang biaya ongkir pengembalian barang/dana dari pembeli dengan alasan “Berubah Pikiran”, yang diduga akan dibebankan kepada penjual, “Barang sudah sesuai kami kirim, pembeli ajukan pengembalian tapa alasan jelas, di terima begitu saja oleh shopee, ongkir pengembalian masa di tanggung seller,, buset rugi banget aseli kacauuu!!!” ujarnya. Akun @r**a juga menuturkan rasa kekhawatirannya terhadap program Shopee Garansi Bebas Pengembalian ini, “Shopee tolong dong kasih penjelasan kenapa brg yg d retur atas alasan "berubah pikiran" ongkir bolak baliknya dibebankan ke seller?? kita ga salah apa2, tp harus bayar ongkos kirim hanya karna kegabutan org lain.”.

Topik Terkait