Foto : SMTOWN
Foto : Twitter

Sementara NCTzen, sebutan nama fandom untuk NCT, mengklaim bahwa tema serta outfit seperti yang ditampilkan dalam foto teaser RESONANCE Pt. 2 umum dipakai untuk konsep retro. Sebagian besar penggemar menilai bahwa ini tidak dapat disebut sebagai plagiarisme. 

Orang yang berdiri seperti itu dalam foto grup adalah salah satu pose yang paling umum… Aku tidak percaya orang-orang menganggap ini plagiarisme,” ungkap seorang NCTzen, dikutip dari Koreaboo oleh IntipSeleb.
Setiap foto kelulusan SMA menjiplak kampanye SUNNEI kalau begitu. Beri aku istirahat. Dan untuk pakaiannya, mungkin merek tersebut mensponsori tampilan tersebut. Siapa yang akan kami katakan?,” kata seorang NCTzen.
Formasinya oke tapi kaos atau warna yang sama disebut plagiarisme,” tulis seorang NCTzen di Twitter.
Nah, apa yang mereka bicarakan tidak ada gunanya. Terakhir kali kami mempelajari tentang hak cipta, konsep, dan ide (seperti format dan alur acara TV, serta tema untuk pemotretan) TIDAK DAPAT dilindungi hak cipta. Agar sesuatu disebut plagiarisme, itu harus disalin secara spesifik dari ide unik yang nyata,” tandas NCTzen lain.
Kenapa orang bilang itu plagiarisme, menurutku dari kacamata seniman, mereka tidak menjiplak tapi hanya terinspirasi oleh karya lain dan mendaur ulangnya. Jangan salahkan mereka, bukan tugas mereka untuk menentukan konsep untuk album mereka,” sahut seorang NCTzen.

Hingga artikel ini ditulis, SM Entertainment belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan melakukan plagiat tersebut. Sementara itu, album RESONANCE Pt. 2 akan resmi dirilis pada 23 November 2020 mendatang dengan formasi grup 23 member yang juga terbagi dalam beberapa unit seperti RESONANCE Pt. 1.

Baca Juga: Pro-Kontra Sub Unit NCT Dream Trending di Twitter

Topik Terkait