IntipSeleb – Bau tak sedap pada area kemaluan kerap menjadi momok yang mengganggu rasa percaya diri, terutama menjelang momen penting seperti pernikahan. Kondisi ini tak boleh dianggap sepele, karena bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan pada organ intim.
Dokter Haekal Anshari, M.Biomed (AAM) mengulas secara lengkap penyebab hingga cara menjaga kebersihan organ intim agar tetap sehat dan bebas bau dalam tayangan di kanal YouTube Kata Dokter. Ia menegaskan bahwa setiap orang, baik perempuan maupun laki-laki, perlu memahami cara perawatan organ kelamin yang benar.
Menurut dr Haekal, vagina normal memang memiliki aroma khas yang sedikit asam. Hal ini terjadi karena pH vagina bersifat asam, yang berfungsi sebagai mekanisme alami tubuh untuk mencegah pertumbuhan bakteri patogen.
“Bau asam pada vagina itu normal. Justru pH yang asam ini membantu melindungi organ intim dari infeksi,” jelas dr Haekal.
Penyebab Bau Tak Sedap pada Organ Intim
Meski bau asam tergolong normal, aroma yang terlalu menyengat atau tidak biasa patut diwaspadai. Beberapa faktor pemicu bau tak sedap antara lain:
- Konsumsi makanan beraroma tajam seperti bawang merah, bawang putih, dan makanan tinggi gula
- Kebersihan organ intim yang kurang terjaga
- Penggunaan sabun kewanitaan berpewangi
- Pakaian dalam yang terlalu ketat dan tidak menyerap keringat
- Perilaku seksual berisiko yang dapat memicu infeksi
Infeksi pada organ kelamin, lanjut dr Haekal, dapat menimbulkan luka dan memicu bau tidak sedap yang menetap.
Cara Menjaga Organ Intim Agar Tetap Sehat dan Tidak Bau
dr Haekal membagikan sejumlah tips sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan organ intim:
1. Perhatikan Pola Makan
Hindari konsumsi makanan beraroma tajam dan terlalu manis. Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga keseimbangan pH organ intim.
2. Membersihkan Organ Intim dengan Benar
- Perempuan cukup membersihkan bagian luar (vulva) menggunakan air bersih atau sabun tanpa pewangi
- Basuh dari arah depan ke belakang untuk mencegah perpindahan bakteri
- Hindari penggunaan sabun kewanitaan beraroma
3. Perawatan Organ Intim Pria
- Pria yang tidak disunat wajib membersihkan smegma yang menumpuk di ujung penis
- Pria yang disunat cukup membersihkan dengan air bersih
4. Gunakan Pakaian Dalam yang Tepat
Pilih pakaian dalam berbahan katun, tidak terlalu ketat, dan mampu menyerap keringat.
5. Ganti Pakaian Dalam dan Pembalut Secara Rutin
- Ganti pakaian dalam minimal dua kali sehari, terutama jika terasa lembap
- Saat menstruasi, pembalut harus diganti secara berkala agar tidak menimbulkan bau
6. Hindari Perilaku Seksual Berisiko
Seks berisiko dapat memicu infeksi menular seksual yang menyebabkan bau tak sedap pada organ intim.
7. Terapkan Gaya Hidup Sehat
Rutin berolahraga, tidak merokok, serta membatasi konsumsi alkohol untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika bau pada organ intim berlangsung terus-menerus meski sudah menjaga kebersihan dengan baik, dr Haekal menyarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter.
“Bau yang tidak kunjung hilang bisa menandakan adanya infeksi atau gangguan kesehatan tertentu. Pemeriksaan medis sangat dianjurkan,” tutupnya.