IntipSeleb – Industri fashion di Jakarta semakin diperkaya dengan hadirnya brand internasional Nour Al Qalam, yang mengusung filosofi wear quality to share wisdom. Untuk pertama kalinya, brand yang berakar pada warisan budaya dan kisah personal sang pendirinya ini diperkenalkan di Jakarta melalui acara eksklusif Media Meet-up & Brand Introduction pada 15 Januari 2026.
Di tengah dunia fashion yang serba cepat dan visual, Nour Al Qalam hadir bukan sekadar untuk dilihat, tetapi untuk dirasakan, dimaknai dan diceritakan. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.
Setiap karya Nour Al Qalam adalah perwujudan pesan kemanusiaan, kedamaian, dan kebijaksanaan yang dituangkan melalui Arabic calligraphy pada pakaian berkualitas tinggi dan marble tiles yang menjadikan kata-kata seperti "diukir dalam keabadian".
Noureddine Erradi, kreator dan designer di balik Nour Al Qalam, terinspirasi dari warisan lisan ibundanya, seorang perempuan yang tak pernah mengenyam pendidikan formal namun berbicara dalam metafora, mengajar melalui gambaran visual, dan menurunkan kebijaksanaan dengan hati.
Lahir di sebuah istana di Marrakech, sang ibu berbicara dalam syair, menggunakan peribahasa abadi yang kini menjadi fondasi brand fashion dan dekorasi rumah kontemporer ini.
"Proyek ini terinspirasi dari warisan tak berwujud ibu saya, Aïcha Elouakrim, yang menurunkan kebijaksanaan melalui kata-kata, metafora, dan napas kehidupan. Tanpa pendidikan formal, ia mengajarkan bahwa kebijaksanaan sejati hidup dalam tutur lisan. Melalui seni, pakaian, dan material berkualitas, saya mengabadikan peribahasa sebagai simbol makna untuk menghormati akar, mengangkat kata-kata, dan menyebarkan pesan harmoni, kemanusiaan, kedamaian, dan persaudaraan," ungkap Noureddine Erradi, Founder & Designer Nour Al Qalam.
Nour Al Qalam yang berarti "cahaya pena". Pena tradisional kaligrafi Arab yang mewakili fusi antara kebijaksanaan tanpa pendidikan formal dan peran sakral ekspresi dalam budaya Arab.
Setiap kreasi, baik berupa pakaian maupun marble tile, menjadi kanvas untuk pesan-pesan leluhur yang dirender dengan elegan dalam kaligrafi Arab. Proses pemilihan peribahasa bersifat personal dan berakar pada memori.
Banyak peribahasa berasal langsung dari ucapan sang ibu, membawa pesan kebaikan, harapan, dan kebebasan. Yang lainnya bersumber dari buku-buku kebijaksanaan kuno, dipilih bukan hanya untuk maknanya tetapi juga untuk aliran visualnya dalam kaligrafi.
Estetika brand ini didefinisikan oleh kesederhanaan dan keanggunan, di mana setiap frasa seperti "Be Hope" atau "Adorn Yourself with Silence" melampaui bahasa untuk berbicara tentang nilai-nilai kemanusiaan universal.
Marble memainkan peran simbolis dalam koleksi dekorasi rumah Nour Al Qalam. Digunakan selama berabad-abad untuk menyampaikan keabadian dan keindahan, batu menjadi wadah untuk puisi dan peribahasa yang terukir.
Prasasti seperti "A word engraved in stone remains for eternity" mencerminkan daya tahan fisik material dan umur panjang emosional dari memori.
Produksinya dilakukan di Belgia dan Portugal, dengan desain diciptakan oleh sang founder sendiri. Setiap pesan dibentuk dengan hati-hati dalam kaligrafi Arab agar sesuai dengan pakaian dan dekorasi rumah sebelum produksi.
Dibuat di Portugal untuk menjaga kualitas, setiap item dikemas dengan logo Nour Al Qalam, sebuah tanda yang menandakan keaslian, warisan, dan kecanggihan yang tenang.
Kreasi khusus membentuk bagian penting dari perjalanan brand ini. Pelanggan yang beresonansi dengan cerita ini sering meminta desain personal yang menampilkan peribahasa keluarga mereka sendiri atau peribahasa favorit mereka.
Dalam era yang didominasi oleh kebisingan, Nour Al Qalam menawarkan kesederhanaan spiritual.
Memadukan desain kontemporer dengan filosofi berusia berabad-abad, brand ini menciptakan karya yang berbicara kepada jiwa sebanyak kepada mata.
Baik dikenakan atau dipajang, setiap produk bertindak sebagai jembatan antar generasi, budaya, dan cerita personal.