Situasi ini membuat Aji semakin terpukul. Di tengah kesedihan kehilangan istri tercinta, ia harus berhadapan dengan kondisi kesehatan anak-anaknya.
"Hati yang nggak tega gitu ya. Ya Allah masih kecil emaknya (ibunya) sudah nggak ada," ucapnya.
Kini, Aji harus menjalani peran ganda sebagai ayah sekaligus ibu untuk keempat anaknya. Ia mengaku berat menggantikan peran sang istri yang selama ini selalu sigap mengurus keluarga.
"Seorang ibu itu kan bisa ngerawat 10 anak sekaligus, hebat gitu. Tapi seorang bapak susah, sulit untuk itu gitu," katanya.
Aji pun mengenang istrinya sebagai perempuan tangguh yang mampu membagi waktu antara bekerja, tampil di dunia hiburan, sekaligus tetap memberi kasih sayang penuh pada anak-anak. Mpok Alpa, menurutnya, selalu bisa menenangkan si kembar hanya dengan pelukan hangat.
Mpok Alpa mengembuskan napas terakhir di usia 38 tahun setelah berjuang melawan kanker payudara stadium lanjut yang dideritanya sejak mengandung si kembar.
Meski tengah hamil, ia tetap menjalani serangkaian pengobatan termasuk kemoterapi, bahkan sempat bolak-balik ke Malaysia untuk perawatan. Keputusan itu membuat banyak orang kagum karena ia tetap terlihat ceria di hadapan publik.