Foto : Zaraadhsty/instagram

"Pipu (Zara) sayang kiyang, selamat jalan aki sayang," tulisnya lagi, mengungkapkan panggilan sayang sang kakek kepadanya.

Unggahan penuh emosi itu ia tutup dengan sebuah foto kenangan hangat mereka berdua, disertai doa yang tulus untuk mengiringi kepergian Acil Bimbo.

"Al-fatihah," tutupnya.

Kepergian Acil Bimbo bukan hanya luka bagi keluarga, tetapi juga kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. Bersama grup musik Bimbo, ia telah menjadi bagian dari sejarah musik Tanah Air sejak era 1970-an. Karya-karyanya yang abadi, mulai dari lagu religi hingga kritik sosial yang cerdas, akan selalu hidup dan dikenang oleh masyarakat Indonesia. Selamat jalan, legenda.

Topik Terkait