IntipSeleb – Kabar duka kembali datang dari dunia musik Tanah Air. Lucky Widjatmoko, musisi yang dikenal sebagai personel grup band Element, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026 di Rumah Sakit Halim. Kepergian Lucky di usia 49 tahun meninggalkan rasa kehilangan mendalam, terutama bagi para sahabat dekat dan rekan seprofesinya.
Kabar wafatnya Lucky pertama kali dikonfirmasi oleh Ferdy Tahier, rekan duet sekaligus sahabat dekatnya. Melalui unggahan di akun Instagram, Ferdy menyampaikan pesan perpisahan dan menceritakan perjuangan panjang Lucky melawan penyakit yang dideritanya.
“Selamat jalan sahabat gw, ade gw, partner gw di panggung. Lo udah tenang, gak sakit lagi, gak butuh cuci darah lagi, gak perlu oxygen lagi,” tulis Ferdy Tahier.
Tak lama setelah itu, ungkapan duka juga disampaikan oleh Sigit Purnomo alias Pasha Ungu. Melalui akun media sosialnya, Pasha menuliskan doa serta pesan perpisahan untuk sahabatnya tersebut.
“Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Selamat jalan sahabat kami Lucky Element. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, amin,” tulis Pasha Ungu.
Profil dan Perjalanan Karir Lucky Element
Lucky Widjatmoko lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 1 September 1976. Sebelum dikenal sebagai musisi, Lucky terlebih dahulu meniti karir di dunia hiburan sebagai model. Wajahnya yang fotogenik membuatnya berhasil meraih prestasi dengan memenangkan ajang Top Guest Majalah Aneka pada tahun 1996, salah satu kompetisi modeling bergengsi di era 1990-an.
Pada tahun 1997, Lucky memulai langkah barunya di dunia musik dengan mendirikan grup band Element bersama Didi Riyadi dan Ronny Setiawan. Band ini dikenal lewat lagu-lagu pop romantis yang mudah diterima oleh pendengar dari berbagai kalangan.
Kesuksesan Element mulai terasa setelah perilisan album debut mereka berjudul “Hanyalah Cinta” pada tahun 1999. Album tersebut menjadi titik balik perjalanan karir Element dan mengukuhkan nama mereka di industri musik Indonesia.
Sejumlah lagu yang dipopulerkan Element hingga kini masih lekat di ingatan publik, di antaranya “Rahasia Hati”, “Cinta Sejati”, “Cinta Tak Bersyarat”, “Ku Persembahkan Nirwana”, dan “Maaf Dari Surga”. Karakter vokal Lucky yang lembut dan khas menjadi salah satu kekuatan utama dalam lagu-lagu tersebut.
Perjuangan Melawan Penyakit
Dalam beberapa tahun terakhir, Lucky diketahui tengah berjuang melawan tuberkulosis ginjal (TB ginjal). Penyakit ini berdampak besar pada kondisi kesehatannya dan membuatnya harus menjalani pengobatan serta perawatan medis secara rutin.
Meski menghadapi kondisi kesehatan yang berat, Lucky tetap menunjukkan kecintaannya pada dunia musik. Ia masih berusaha aktif dan terlibat dalam kegiatan seni hingga beberapa waktu sebelum meninggal dunia.