Foto : Instagram/@husein_hadar

Melalui unggahan Instagram Stories pada Rabu, 4 Maret 2026, ia mengingatkan bahwa dunia sedang bergerak menuju tatanan baru yang penuh tantangan.

“Teman-teman, kita akan hadapi tata kelola dunia baru. Bersiaplah. Cari apa yang bisa kita perjuangkan, fokus mempelajarinya, menyiapkannya, dan memperjuangkannya. Utamanya untuk muslim saat ini dan ke depan adalah sains & teknologi,” tulis Habib Jafar.

Pesan tersebut menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai fondasi kekuatan umat di masa depan. Di tengah konflik geopolitik yang kian kompleks, menurutnya, umat Islam perlu memperkuat kapasitas intelektual dan inovasi agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam peradaban global.

Konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi membawa dampak luas terhadap ekonomi global. Ketidakstabilan di wilayah yang menjadi salah satu pusat produksi energi dunia tersebut dapat memicu lonjakan harga minyak mentah.

Selain itu, harga emas dunia juga diperkirakan mengalami kenaikan signifikan. Dalam situasi ketidakpastian global, emas kerap menjadi instrumen lindung nilai (safe haven) yang diburu investor.

Pengamat ekonomi menilai, apabila konflik terus berlanjut tanpa solusi diplomatik, tekanan terhadap pasar global akan semakin besar, termasuk pada nilai tukar mata uang dan stabilitas perdagangan internasional.

Sementara itu, pemerintah Indonesia terus mengedepankan jalur diplomasi guna mendorong penyelesaian damai antara pihak-pihak yang terlibat.

Topik Terkait