Di balik semua pembelaan itu, Denada menyimpan penyesalan yang dalam. Ia kini sadar bahwa keputusannya menitipkan Ressa adalah sebuah kekeliruan besar.
"Keputusan itu menurut aku keputusan yang salah. Kalau aku bisa memutar waktu kembali, aduh sudah benar kayaknya mestinya dulu tuh aku aja, sama aku aja," ucapnya.
Penyesalan itu bahkan pernah ia utarakan sambil menangis kepada mendiang ibunya, Emilia Contessa.
"Aku pernah bilang sama mama dan aku menyesal banget, ya Allah aku menyesal banget ngomong ini. Aku bilang sama mama, aku menyesal," lanjut Denada.
Kini, di tengah konflik yang bergulir, Denada memilih berdamai dengan keadaan, termasuk dengan panggilan "Mbak" yang selama ini Ressa gunakan untuknya. Ia tidak memaksakan panggilan "Ibu" meski jauh di dalam hati sangat menginginkannya.
"Kalau aku ditanya, aku tentunya ya kepenginnya dipanggil 'Ibu'. Tapi aku merasa aku enggak adil buat dia kalau ujug-ujug aku datang dan bilang 'Pokoknya panggil aku Ibu ya'. It's not fair menurut aku," tuturnya.
Ibu dua anak ini menutup klarifikasinya dengan pengakuan yang jujur dan penuh kerendahan hati.