"Akhirnya bulan Desember Thariq mencari informasi lah, ini tuh apakah merupakan travel yang kredibel, travel yang memiliki kapabilitas untuk memberangkatkan orang yang baik, apakah namanya baik dan lain sebagainya," jelas Sangun Ragahdo.
Hasil penelusuran yang dilakukan kala itu disebut menunjukkan citra positif dari Hanania Group. Travel tersebut diketahui cukup aktif dan telah memberangkatkan banyak jemaah umrah.
"Memang pada saat itu di bulan November setelah dicek, ini memang travel yang bagus gitu loh. Bagus dalam artian telah memberangkatkan banyak orang, ada event-event untuk para jemaah dan lain sebagainya. Sehingga pekerjaan ini diterima oleh Thariq," tegas Sangun Ragahdo.
Kerja sama pun berjalan hingga akhirnya Thariq dan Aaliyah berangkat menjalankan ibadah umrah pada Desember 2025. Sangun menyebut tidak ada masalah apa pun selama perjalanan hingga keduanya kembali ke Indonesia.
Namun beberapa bulan setelah itu, polemik terkait Hanania Group mulai mencuat dan menyeret sejumlah nama publik figur yang pernah bekerja sama dengan pihak travel.
"Kembali ke Tanah Air semua tidak ada masalah. Ternyata di bulan Maret ini, Maret kalau nggak salah Maret atau April saya lupa ya, timbullah masalah seperti ini," pungkas Sangun Ragahdo.
Kasus ini pun kini masih menjadi perhatian publik, terlebih karena melibatkan sejumlah figur ternama yang sebelumnya diketahui pernah mempromosikan layanan Hanania Group di media sosial.