"Karena aku ngerasa di project ini hubungan Dinar dan ibunya itu sangat dekat. Begitupun Davina dengan ibunya, jadi akan lebih mudah lagi untuk mengaplikasikannya di akting," jelasnya.
Untuk memperkuat perannya sebagai Dinar, Davina menggunakan metode recall, yakni membayangkan dirinya berada di posisi sang karakter lalu menyesuaikan emosinya dengan kepribadian Dinar yang lebih tenang dan tertutup.
"Aku memang tipikal yang lumayan agak me-recall atau memasukkan posisi Davina di dalam situ. Kayak 'gimana sih Davina kalau berada di posisi Dinar? Akan seperti apa?'" tandas Davina.
Film ini mengisahkan Dinar yang hanya memiliki sang ibu, Mama Endang (Vonny Anggraini), yang diam-diam menyembunyikan utang keluarga dan penyakit kanker demi menjaga kebahagiaan putrinya. Hidup Dinar berubah setelah ia bertemu Faiz (Farhan Rasyid). Namun, ia kemudian menghadapi tekanan berat soal keuangan dan biaya pengobatan ibunya, hingga harus memilih antara berjuang sendiri atau menerima tawaran Firman (Bismo Satrio) yang meminta bayaran berupa kehormatannya.
Film garapan sutradara Muhammad Amrul Ummami ini diproduksi oleh FMM Studios dan Langit Pictures, dan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026.