Foto : Indpriw/instagram

IntipSeleb – Suami artis Nikita Willy, Indra Priawan, menjadi sorotan warganet setelah tampil sebagai imam salat Jumat di Edmonton, Kanada Barat. Momen ini terjadi bersamaan dengan peresmian Masjid Al Ikhlas Center Edmonton baru-baru ini.

Indra dan Nikita Willy hadir langsung dalam acara peresmian tersebut. Pada kesempatan itu, Indra sekaligus mengemban tugas sebagai imam salat Jumat pertama di masjid yang baru diresmikan itu.

Sebuah video yang diunggah akun @masjidedmontonkanada memperlihatkan Indra membaca surat Al Kahfi dengan lancar di hadapan jamaah. Video ini kemudian menyebar luas di media sosial dan mengundang decak kagum warganet.

Akun @masjidedmontonkanada menuliskan keterangan dalam unggahannya.

"Momen takjub saat Indra Priawan memimpin Sholat Jumat perdana di Masjid Al Ikhlas Centre Edmonton. Beliau mengimami Ustadz Fatih Karim beserta para jamaah masjid," tulis akun tersebut.

Warganet ramai memuji kefasihan Indra melantunkan ayat suci Al Quran. Akun @masjidedmontonkanada turut menambahkan kesan jamaah yang hadir saat itu.

"Jamaah yang hadir merasa takjub dan salut karena beliau begitu khusyuk melantunkan Ayat Al-Qur'an secara fasih dan jelas," lanjut akun tersebut.

Banyak warganet mengaku baru melihat sisi lain dari sosok Indra Priawan yang selama ini jarang terekspos publik.

Masjid Al Ikhlas Center Edmonton tercatat sebagai masjid komunitas Indonesia pertama yang berdiri di Kanada Barat. Bangunan masjid ini menempati lahan yang dulunya merupakan studio musik.

Cinta Quran Foundation menggagas pembangunan masjid ini sejak tahun 2025. Selain Indra dan Nikita Willy, pasangan artis Tengku Firmansyah dan Cindy Fatikasari juga turut hadir dalam peresmian tersebut.

Tengku Firmansyah dan Cindy Fatikasari diketahui kini menetap di Kanada. Keduanya juga ikut mendukung proses pembangunan masjid sejak tahun 2025.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Vancouver, Nina Kurnia Widhi, turut hadir dalam acara peresmian ini bersama jajaran dewan pengurus masjid.

Proses penggalangan dana pembangunan masjid berlangsung kurang dari dua tahun. Total dana yang terkumpul mencapai 1,4 juta dolar Kanada. Sekitar 200 ribu orang tercatat ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut.

Topik Terkait