Foto : Instagram/ @vilmei

Vilmei kemudian memeriksa riwayat transaksi dan menemukan adanya sejumlah penarikan dana yang diduga telah berlangsung sejak Agustus 2025.

Menurut Vilmei, terdapat transaksi dalam jumlah besar yang dilakukan pada bulan tersebut. Bahkan, pada bulan terakhir sebelum kasus terbongkar, dana yang disebut telah digunakan mencapai sekitar Rp450 juta.

"Dia kan ngabisin saldonya bulan ini tuh Rp450 juta. Jadi, saldonya tinggal sejuta tuh. Nah rencana dia tuh emang kayaknya bulan ini tuh dia mau kabur. Cuma untungnya kita keburu tahu kan, jadi dia nggak sempat kabur," kata kreator konten tersebut.

Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari proses penyelidikan hingga perkara akhirnya naik ke tahap penyidikan.

Dalam perkembangan kasusnya, Vilmei mengungkap adanya dugaan pengambilan dana yang tidak hanya berkaitan dengan rekening pribadinya.

Menurutnya, terdapat pula persoalan yang berkaitan dengan akun brand miliknya. Namun, jumlah kerugian dari dugaan pengambilan dana tersebut masih dalam proses penghitungan.

Artinya, nilai kerugian yang sebelumnya telah dilaporkan masih berpotensi bertambah setelah seluruh transaksi dan data keuangan selesai direkap.

Topik Terkait