IntipSeleb – Ada kalanya sebuah karya tak cukup hanya dibedah lewat deretan informasi atau fakta, karena ia dirasa lebih butuh disampaikan dengan mengedepankan rasa yang ingin ditularkan sedari awal.
Sebab, ada beberapa lagu yang selesai ketika musiknya berhenti. Tetapi ada juga lagu yang justru baru mulai bekerja setelah sunyi datang.
“Pertiwi” karya terbaru Yura Yunita, rasanya termasuk jenis lagu yang kedua.
Awalnya, ada keinginan untuk mencatat tentang musik, lirik, dan cara Yura menyanyikannya. Tapi beberapa menit setelah lagu selesai didengar, catatan itu tak lagi penting.
Yang tertinggal bukan pertanyaan tentang bagaimana lagu ini dibuat, melainkan sebuah perasaan—seperti baru saja membuka pintu menuju ruang yang selama ini sengaja kita hindari.
Di sana ada gelap yang pernah kita simpan. Ada kalimat yang bertahun-tahun hanya sampai di tenggorokan. Ada kemarahan yang dirapikan, dan kekuatan yang membuat tangan gemetar saat akhirnya kita mencoba mengatakan apa yang kita percaya.