“Di sekuelnya, skala ceritanya jauh lebih besar. Film ini tidak hanya berpusat pada satu keluarga, namun juga berdampak pada seluruh wilayah. Taruhannya bukan satu nyawa, tapi banyak,” ujar Rizal Mantovani.
Perluasan skala cerita tersebut membuat ancaman dalam film bukan lagi sekadar persoalan menyelamatkan satu atau dua orang. Ritual eksorsisme yang dilakukan Romo Rendra dan Romo Thomas kini berhadapan dengan konsekuensi yang jauh lebih besar.
Romo Rendra dan Romo Thomas Kembali Jalani Eksorsisme
Lukman Sardi kembali memerankan Romo Rendra, sementara Jerome Kurnia tampil sebagai Romo Thomas. Dalam menghadapi kekuatan Rephaim, keduanya memiliki tantangan masing-masing.
Lukman menjelaskan bahwa seorang imam eksorsis dalam Gereja Katolik dituntut untuk mempersiapkan diri secara rohani sebelum menjalankan tugas tersebut.
“Dalam Gereja Katolik, seorang imam eksorsis dituntut mempersiapkan diri secara rohani melalui Sakramen Rekonsiliasi (pengakuan dosa). Kuasa pembebasan berasal dari Kristus, namun disposisi batin dan kesucian hidup sang imam juga sangat penting. Keterbukaan dan kebersihan jiwa sang imam menjadi sarana yang baik untuk efektivitas tindakan eksorsis,” ujar Lukman Sardi.
Di sisi lain, Jerome Kurnia menggambarkan perkembangan hubungan kedua karakter tersebut ketika menghadapi ancaman baru.