“Menjelang pelaksanaan XYZ, penyelenggara telah mempersiapkan kebutuhan performer berdasarkan kesepakatan yang telah dikomunikasikan, antara lain: Pembayaran fee yang telah dilakukan full, tiket penerbangan pulang-pergi, akomodasi hotel, kebutuhan perjalanan dan hospitality, kebutuhan teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan acara,” tulis XYZ Liveground.
Menurut penyelenggara, persoalan muncul ketika proses keberangkatan menuju Batam berlangsung. Saat itu terdapat kebutuhan tambahan untuk membayar kelebihan bagasi di bandara.
“Pada saat proses keberangkatan menuju Batam, muncul kebutuhan tambahan terkait kelebihan bagasi. Kondisi tersebut terjadi pada waktu keberangkatan dan membutuhkan pembayaran tambahan di bandara,” lanjut pihak penyelenggara.
Penyelenggara Sebut Sempat Tawarkan Solusi
Pihak XYZ Liveground mengklaim telah berupaya mencari jalan keluar agar persoalan biaya tambahan tersebut tidak menghambat perjalanan performer menuju Batam.
Salah satu solusi yang disebut ditawarkan adalah sistem reimbursement. Dengan skema tersebut, performer diharapkan tetap dapat melakukan perjalanan terlebih dahulu dan persoalan biaya dapat diselesaikan kemudian.
"Tujuan kami saat itu bukan memperdebatkan biaya, tetapi memastikan performer tetap berangkat dan acara dapat berjalan sesuai rencana,” ungkap penyelenggara.